Rentenir di Tangsel Tewas Dibacok Nasabah saat Tagih Utang, Keduanya Sempat Berduel

Penagih utang berinisial NS (22) tewas dibacok oleh nasabahnya sendiri, CS (38), ketika menagih utang.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-tewas-d.jpg
pixabay.com
Ilustrasi korban tewas


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang rentenir atau penagih utang berinisial NS (22) tewas dibacok oleh nasabahnya sendiri yang merupakan seorang pedagang berinisial CS (38) ketika menagih utang.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (17/1/2022) pagi.

NS tewas setelah lehernya tersabet benda tajam oleh CS gara-gara uang Rp350 ribu.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Aldo Primananda Putra, menjelaskan bahwa keduanya sempat terlibat duel satu lawan satu.

Aldo berujar insiden itu berawal dari si penagih utang yang datang ke rumah nasabahnya itu untuk menagih utang kredit sebesar Rp350 ribu.

Akan tetapi, ketika NS mendatangi rumah CS, CS mengaku belum mempunyai uang guna membayar utangnya tersebut.

Sebab, saat itu CS hendak berangkat kerja berdagang gorengan keliling terlebih dahulu.

Rekonstruksi rentenir alias penagih utang di Tangerang Selatan tewas dibacok oleh nasabahnya sendiri saat menagih utang pada Senin (17/1/2022).
Rekonstruksi rentenir alias penagih utang di Tangerang Selatan tewas dibacok oleh nasabahnya sendiri saat menagih utang pada Senin (17/1/2022). (Tribun Jakarta)

Baca: 2 Motor Bertabrakan di Jakarta Timur, Kedua Pengendara Tewas di Tempat

Baca: Terletak di Kalimantan Timur, Ibu Kota Baru Indonesia Bernama Nusantara

Oleh karena itu, CS belum mempunyai uang untuk melunasi utangnya.

Kemudian setelah itu muncul sebuah perselisihan antara NS dan CS.

"Korban (NS) menagih utang kredit, kemudian cekcok, berkelahi di dalam rumah. Awalnya tidak ada senjata yang dipersiapkan, tapi golok maupun pisau itu yang ada di rumah kebetulan ada. Utang kredit dia (CS) sebesar Rp350 ribu," kata Aldo saat dikonfirmasi, Senin (17/1/2022), seperti dikutip dari Tribun Jakarta.

"Tetapi kan pelaku (CS) ini belum bisa bayar (utang). Maksudnya dia mau dagang gorengan dulu belum bisa bayar. Mungkin ada perselisihan di situ timbul cekcok dan duel satu lawan satu," ujar Aldo.

Cekcok antara NS dan CS itu berlangsung sengit lantaran mereka berdua berduel menggunakan senjata tajam (sajam).

NS kemudian tewas di tempat kejadian lantaran terkena sabetan pisau di bagian lehernya.

Sementara pelaku CS dalam keadaan kritis dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit di kawasan Ciputat.

"Korban (NS) udah meninggal dunia di tempat. Pelaku dirawat di RS IMC Ciputat. Jadi di dalam rumah berduel keduanya. Pelaku kena sabetan di leher bekas senjata tajam," kata AKP Aldo.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Musuh dalam Selimut

    Musuh dalam Selimut adalah sebuah film drama romansa
  • Film - Sanubari Jakarta (2012)

    Sanubari Jakarta adalah film drama omnibus Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved