Foto Selfienya Hasilkan Miliaran Rupiah, Ghozali Kena Colek Ditjen Pajak

Akun Ditjen Pajak mencolek akun Twitter @Ghozali_Ghozalu lewat fitur quote tweet pada Jumat (14/1/2022).


zoom-inlihat foto
NFT-Non-Fungible-Token-22.jpg
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto
Ilustrasi NFT Ghozali Everyday yang dijual di OpenSea.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Akun Twitter Ditjen Pajak Indonesia mencolek masyarakat, Ghozali, pria yang mendadak jadi sorotan setelah foto selfienya terjual total miliaran rupiah.

Akun Ditjen Pajak mencolek akun Twitter @Ghozali_Ghozalu lewat fitur quote tweet pada Jumat (14/1/2022).

"Congratulations, Ghozali!," tulis Twitter @DitjenPajakRI dikutip Kompas.com, Jumat (14/1/2022).

Kemudian, Ditjen Pajak memberikan link registrasi dan informasi pendaftararan nomor pokok wajib pajak.

"Here is a link where you can register your TIN: http://pajak.go.id/id. Check out this link for more information about TIN: https://pajak.go.id/index.php/id/syarat-pendaftaran-nomor-pokok-wajib-pajak-0," tulis akun tersebut.

Ghozali Everyday
Ghozali Everyday (Twitter/ghozali_ghozalu)

Lalu, apabila Ghozali membutuhkan bantuan perihal informasi pendaftaran dan pembayaran pajak, Ditjen Pajak sia[ mengarahkan miliarder itu untuk bertanya pada akun @kring_pajak.

"If you need help, kindly ask @kring_pajak. We wish you the best of luck in the future," tulis akun tersebut.

Baca: Ghozali Everyday

Baca: NFT (Non-Fungible Token)

Aksi colek akun Ghozali oleh Ditjen Pajak mendapat banyak komentar pedas warganet.

Warganet mengaku bingung dengan pembayaran pajak untuk mata uang cryptocurrency yang sebelumnya mendapat label haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai alat pembayaran.

Kemudian, akun Ditjen Pajak menjelaskan bahwa pajak dikenakan pada penghasilan.

"Hai, Kak. Yang menjadi objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apa pun (pasal 4 ayat 1 UU PPh sttd UU HPP)," tulis Ditjen Pajak.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR GHOZALI DI SINI











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved