TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) membantah informasi mengenai rencana penyitaan rumah hasil donasi untuk Gala Sky Andriansyah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Direktorat Pemantauan dan Penyidikan Kemensos, Dayat Sutisna, dalam pertemuan virtual bersama Marissya Icha.
Mereka bertemu untuk membahas masalah dari penggalangan donasi rumah untuk Gala yang diinisiasi Marissya Icha.
1. Hoaks
Kemensos memastikan kabar rencana penyitaan rumah donasi untuk Gala adalah hoaks.
Mereka mengaku tak pernah menyebutkan adanya rencana untuk menyita rumah donasi Gala.
"Jadi, kami tidak pernah mengatakan rumah Gala akan disita, enggak," kata Dayat, dikutip dari Kompas.com.
2. Dipelintir oknum
Dayat menduga kabar hoaks tersebut adalah hasil pelintiran oknum yang tak bertanggung jawab.
Namun, Dayat dan Marissya Icha sudah sama-sama menjelaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.
"Jadi ada pihak-pihak yang melintir makanya sama-sama kita clear kan bahwa kami tidak pernah menyampaikan kalimat seperti itu," ujar Dayat.
Baca: Bibi Ardiansyah
Baca: Fujianti Utami
3. Hasil klarifikasi
Marissya Icha juga membagikan hasil pertemuannya dengan pihak Kemensos.
Ia menjelaskan pertemuan tersebut berbentuk klarifikasi dan bukan pemeriksaan.
Masalah ini sudah dianggap selesai dan Icha tetap akan merealisasikan donasi rumah untuk Gala dari total Rp 2,4 miliar yang terkumpul.
"Alhamdulillah saya bisa menjelaskan semua dan saya juga memberikan bukti-bukti pemanfaatan PUB (Pengumpulan Uang dan Barang)," kata Icha.
Sementara, Kemensos menegur Marissya Icha karena kelalaiannya mendaftarkan penggalangan donasi rumah untuk Gala.
Berdasarkan peraturan Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pengumpulan Uang dan Barang, penggalangan dana untuk skala nasional yang melibatkan lebih dari satu provinsi harus didaftarkan terlebih dulu.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)
SIMAK ARTIKEL SEPUTAR GALA SKY DI SINI