Moon Jae In

Moon Jae In adalah Presiden Korea Selatan.


zoom-inlihat foto
Presiden-Moon-Jae-In.jpg
Tribunnews.com
Presiden Moon Jae-In

Moon Jae In adalah Presiden Korea Selatan.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Moon Jae In adalah Presiden Korea Selatan.

Sebelumnya, ia adalah seorang pengacara.

Dari kiri ke kanan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In. Ketiga pemimpin negara tersebut tengah berdialog di area Panmunjom atau Zona Demiliterisasi (DMZ) Korea Utara-Korea Selatan pada Minggu, (30/30/6/2019).
Dari kiri ke kanan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In. Ketiga pemimpin negara tersebut tengah berdialog di area Panmunjom atau Zona Demiliterisasi (DMZ) Korea Utara-Korea Selatan pada Minggu, (30/30/6/2019). (Official White House/Shealah Craighead)

  • Pendidikan #


Moon lahir di Pulau Koje pada 24 Januari 1953.

Ia menempuh pendidikan di Universitas Kyung Hee di Seoul.

Baca: Muhammad VI

Di kampus itu, ia aktif di gerakan mahasiswa melawan rezim otoriter Park Chung-Hee.

Karena melawan rezim, ia sempat ditahan.

Pada tahun 1975, ia mengikuti wajib militer.

Ia selesai melaksanakan wajib militer pada tahun 1978.

Ia kemudian kembali ke kampus dan berhasil meraih gelar sarjana hukum pada tahun 1980.

  • Karir #


Dua tahun kemudian, ia membuka praktik hukum.

Ia memfokuskan kepada masalah-masalah sipil dan hak asasi manusia.

Ia juga banyak membela serikat buruh dan aktivis mahasiswa yang berada di bawah tekanan pemerintah.

Pada tahun 2003, Roh Moo-Hyun terpilih sebagai Presiden Korea Selatan.

Roh merupakan kawan seperjuangan Moon ketika menjadi pengacara.

Moon kemudian diajak masuk ke dalam pemerintahan.

Moon menjabat sebagai sekretaris senior Roh untuk urusan sipil.

Baca: Tamim bin Hamad al-Tsani

Karena memainkan peran yang begitu penting, Moon dijuluki sebagai "Bayangan Roh".

Pada tahun 2006, Moon diangkat menjadi kepala staf Roh.

Moon menjadi aktor utama dalam pertemuan tingkat tinggi yang bersejarah antara Roh dan pemimpin Korea Utara Kim Jong II pada Oktober 2007.

Tak lama kemudian, Roh turun takhta.

Pada tahun 2012, Moon terpilih sebagai Majelis Nasional mewakili distrik Sasang di Busan.

Pada tahun 2015, ia ditunjuk sebagai Ketua Aliansi Politik Baru untuk Demokrasi (NPAD).

Pada tahun 2017, Presiden Park Geun-Hye dimakzulkan.

Ia dituduh memeras puluhan juta dolar dari perusahaan.

Baca: Muhammad VI

Ketika skandal tersebut terungkap, masyarakat Korea Selatan menghendaki pengunduran Park.

Setelah kejatuhan Park, Moon muncul sebagai kandidat terkuat.

Ia berkomitmen untuk memutukan hubungan antara pemerintah dan sektor swasta.

Moon berhasil memenangkan pemilu yang digelar pada 9 Mei 2017. (1)

Ketika menjabat sebagai presiden, ia menerbitkan beberapa publikasi ilmiah.

Di antaranya adalah Moon Jae In’s Destiny, People Come First (Sarami Meonjeoda), Moon Jaae-ini Deurimnida (Presented to You by Moon Jae In), Ggeuchi Sijagida (The End is The Beginning), Daehanmingugi Munneunda (Questions from The Republic of Korea), dan Unmeyong-eseo Huimang-euro (From Destiny to Hope). (2)

(Tribunnewswiki.com/Yusuf)



Info Pribadi Presiden Korea Selatan ke-12
Pendidikan Universitas Kyung Hee
Partai Politik Partai Minjoo
Istri Kim Jeong-suk
Tempat Tanggal Lahir Koje, 24 Januari 1953




KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved