Jalani Rekonstruksi Tabrak Lari Sejoli di Nagreg, Kolonel Priyanto Cs Diborgol dan Disoraki Warga

Kasus tabrak lari sejoli Handi Saputra dan Salsabila di Nagreg yang melibatkan tiga anggota TNI kini memasuki tahap rekonstruksi.


zoom-inlihat foto
Rekontruksi-kasus-tabrak-lari-Handi-Saputra-dan-Salsabila.jpg
TribunJabar.id/Lutfi Ahmad
Rekontruksi kasus tabrak lari Handi Saputra dan Salsabila digelar di Jalan Raya Bandung-Garut tepatnya di Desa Ciaro Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, Senin (3/11/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus tabrak lari sejoli Handi Saputra dan Salsabila di Nagreg, Kabupaten Bandung, yang melibatkan tiga anggota TNI kini memasuki tahap rekonstruksi.

Ketiga pelaku yang menjadi tersangka kasus tabrak lari tersebut, yakni Kolonel Infanteri Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Koptu A Sholeh.

Mereka bertiga sudah menjalani rekonstruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, Senin (3/1/2021).

Dilihat dari tayangan Kompas TV, ketiga pelaku tampak hadir mengenakan baju tahanan berwarna kuning. Tangan mereka juga terlihat diborgol.

Ketika ketiganya turun dari mobil, para warga yang menonton rekonstruksi tersebut langsung menyoraki mereka.

Sementara itu, tim penyidik yang terdiri dari TNI AD, Mabes TNI, dan Oditur Militer Mabes TNI juga menghadirkan replika mobil panther hitam dengan nomor polisi B 300 Q yang dikendarai pelaku saat kejadian.

Selain itu, tim penyidik juga membawa dua boneka manekin sebagai korban.

Orangtua Salsabila saat menunjukkan foto anaknya dan foto Handi Saputra yang hilang setelah kecelakaan di Nagreg, Rabu (8/12/2021).
Orangtua Salsabila saat menunjukkan foto anaknya dan foto Handi Saputra yang hilang setelah kecelakaan di Nagreg, Rabu (8/12/2021). (Tribun Jabar/ Lutfi AM)


Baca: Kasus 3 Prajurit TNI AD Tabrak dan Buang Korban, Jenderal Dudung Minta Maaf kepada Keluarga Korban

Baca: 3 Prajurit TNI yang Tabrak dan Buang Korban Terancam Dipecat & Dipenjara Seumur Hidup

Ada sejumlah adegan yang mereka bertiga peragakan.

Dalam rekonstruksi itu, korban tertabrak Salsabila berada di kolong mobil, sedangkan korban tertabrak Handi berada di samping mobil.

Dua tersangka kemudian turun dan menarik korban Salsabila untuk dan juga memasukkanya ke kursi bagian tengah.

Sementara korban Handi dimasukkan ke bagian belakang mobil.

Setelah para korban sudah dimasukkan ke dalam mobil, pelaku pun langsung pergi dan membawa kedua korban.

Rekonstruksi tersebut pun tidak berjalan lama.

Rekonstruksi yang dijaga ketat personel TNI itu berjalan sekitar 10 menit.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved