NOVEL - Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin adalah novel karya Tere Liye.


zoom-inlihat foto
Daun-Yang-Jatuh-Tak-Pernah-Membenci-Angin.jpg
Genpi.co
Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin adalah novel karya Tere Liye.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin adalah novel karya Tere Liye.

Novel tersebut diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2010.

Seperti novel-novel Tere Liye lainnya, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin mampu membawa perasaan pembaca dengan begitu abik.

Alur dalam novel tersebut menguras emosi pembaca. (1)

Baca: Tere Liye

Tere Liye
Tere Liye (Matamata.com)

  • Sinopsis #


Novel tersebut mengisahkan tentang Tania.

Ia adalah seorang gadis yang berumur 12 tahun.

Tania mengalami putus sekolah dan mengamen bersama adiknya setiap hari setelah kematian ayahnya 3 tahu yang lalu.

Tania, Dede (adiknya), dan ibunya yang hanya tinggal di dalam sebuah rumah kardus pinggir kota.

Dalam sebuah kesempatan, Tania bertemu dengan seorang pria bernama Danar.

Danar menjadi malaikat bagi keluarga kecil tersebut.

Baca: Novel - Edensor

Usia Danar dan Tania terpaut 14 tahun.

Kepada keluarga tersebut, Danar menjanjikan masa depan.

Ia membiayai sekolah Tania dan Dede.

Ia juga memberikan modal untuk berjualan kue bagi ibu Tania.

Di sekolah, Tania menjadi siswi paling pintar.

Tak lama kemudian, ibu Tania menyusul ayah Tania.

Danar menguatkan hati Tania dan Dede agar terus kuat melanjutkan kehidupan.

Danar menyekolahkan Tania di salah satu SMP di Singapura.

Berkat kecerdasannya, Tania berhasil meraih beasiswa.

Tania dan Dede selalu berhasil membuat Danar bangga.

Perasaan Tania tiba-tiba berubah ketika Danar akan menikah dengan perempuan bernama Ratna.

Sejak saat itu, hubungan Tania dan Danar, malaikat yang menyelamatkan hidupnya, menjadi begitu rumit. (2)

  • Kata-Kata Mutiara #


"Tania, kehidupan harus berlanjut. Ketika kau kehilangan semangat, ingatlah kata-kataku dulu. Kehidupan ini seperti daun yang jatuh... Biarkan angin yang menerbangkannya."

Baca: NOVEL - Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

"Orang yang memendam perasaan sering kali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkau semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta."

"Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya." (3)

(Tribunnewswiki.com/Yusuf)



Penulis Tere Liye
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit 2010
   


Sumber :


1. lpmopini.online
2. m.fimela.com
3. diantin.com


Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved