Jurgen Habermas

Jurgen Habermas adalah filsuf yang berpengaruh pada paruh kedua abad ke-20


zoom-inlihat foto
Habermas.jpg
Tafsiralquran.id
Habermas

Jurgen Habermas adalah filsuf yang berpengaruh pada paruh kedua abad ke-20




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jurgen Habermas adalah filsuf yang berpengaruh pada paruh kedua abad ke-20.

Ia dikenal dengan pemikiran teori sosial kritis yang dikembangkan oleh Mazhab Frankfurt.

Ia adalah generasi kedua di Institut Penelitian Sosial di Frankfurt am Main, atau dikenal juga sebagai sekolah yang melahirkan Mahzab Frankfurt.

Habermas mengikuti generasi pertama Mazhab Frankfurt seperti Max Horkheimer, Theodor Adorno, dan Herbert Marcuse.

Habermas memiliki keterbatasan bibir sumbing.

Hal tersebut membuatnya kesulitan untuk berbicara.

Namun, hal tersebut pula yang membuatnya begitu produktif menulis, bahkan hingga usianya yang di atas 90 tahun.

  • Pendidikan


Habermas lahir di Dusseldorf, Jerman, pada 1 Oktober 1929.

Pada usia 10 tahun, ia bergabung dengan Pemuda Hitler.

Ketika kuliah, ia menempuh pendidikan di Universitas Gottingen.

Baca: Karl Marx

Ia belajar sastra, sejarah, filsafat, psikologi, dan ekonomi.

Selanjutnya, ia meraih gelar doktor dalam bidang filsafat pada tahun 1954 di Universitas Bonn.

Ia juga mendapatkan gelar doktor pada tahun 1961 di Universitas Marburg. (1)

  • Karir


Setelah selesai kuliah, ia masuk ke partai National Socialist Germany.

Pada tahun 1956-1959, ia menjadi asisten Theodor Adorno.

Baca: Antonio Gramsci

Adorno adalah filsuf Mazhab Frankfurt yang banyak mengkritik kapitalisme.

Pada tahun 1961, ia menjadi profesor dan guru tanpa gaji di Marburg.

Pada tahun selanjutnya, ia diangkat sebagai profesor luar biasa di Universitas Heidelberg.

Jurgen Habermas
Jurgen Habermas

Pada tahun 1971, ia dipercaya sebagai direktur Institut Max Planck di Starnberg hingga tahun 1981.

Pada tahun 1994, ia mengajar di Universitas Northwestern, Illionis, Universitas New York, dan di kampus-kampus lain di berbagai negara.

  • Pemikiran


Sejak muda, Habermas dikenal sebagai sosok yang menolak adanya fanatisme dan konflik. Dia berusaha memecahkan "perang besar" melalui dialog.

Pemecahan itu melahirkan buku Theorie des komunikativen Handelns (Teori Tindakan Komunikatif) yang di dalamnya dia mengulas mulai dari filsuf seperti Adorno hingga sosiolog seperti Emile Durkheim.

Baca: Marxisme

Pemikiran-pemikiran Habermas kemudian menjadi inspirasi bagi gerakan mahasiswa sekitar tahun 1968.

Aktivis-aktivis muda melihat Habermas bisa menjadi mentor bagi gerakan mereka.

Dia juga dikenal sebagai pemikir yang kritis dalam urusan agama. Antara lain terjadi ketika dia membuka konferensi "Agama dan Masyarakat Post-Sekular" di Roma pada 2007.

Saat itu, dia memperingatkan akan dampak kapitalisme dan membela apa yang dia sebut sebagai "Solidaritas Langka" yang bisa punah jika tidak dipertahankan.

Habermas mempunyai kedalaman dan keluasan pengetahuan teoretis yang mempuni.

Ia menguasai pemikiran dari Immanuel Kant sampai dengan Parsons, dari teori sistem sampai dengan fenomenologi. (2)

  • Karya


Sepanjang hidupnya, Habermas telah menulis puluhan judul buku.

Judul-judul buku tersebut antara lain sebagai berikut.

The Theory of Communication

The tructural Transformation

Baca: D.N. Aidit

Beetwen Facts and Norms

The Philosophical Discourse of Modernity

Knowledge and Human Interests

Legitimation Crisis

The Theory of Communicative Action

The Inclusioon of the Other

Truth and Justification

Moral Conciousness and Communicative Action

The Postnational Constellation

Communication and the Evolution of Society

The Future of Human Nature

The Crisis of the European Union

Europe: The Faltering Project

The Divided West

The Power of Religion in the Public Sphere

Religion and Rationality

Philosophical Introductions

Dan masih banyak lagi.

(Tribunnewswiki.com/Yusuf)



Dikenal sebagai Filsuf Sosialis
Tempat Tanggal Lahir Dusseldorf, Jerman, 1 Oktober 1929
Minat Kajian Teori Sosial & Teori Politik
Gagasan Penting Rasionalitas, Komunikasi, Ruang Publik
Dipengaruhi Max Weber, Emil Durkheim, Karl Marx, Martin Heidegger


Sumber :


1. www.britannica.com
2. internasional.kompas.com


Baca Juga






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved