Update Erupsi Semeru 6 Desember : Korban Jiwa 15 Orang, 27 Orang Hilang, 1.707 Warga Mengungsi

Posko masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kemungkinan warga yang menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru


zoom-inlihat foto
Material-awan-panas-guguran-Gunung-Semeru.jpg
KOMPAS.com/ANDI HARTIK
Material awan panas guguran Gunung Semeru di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12/2021). Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.00 WIB, mengeluarkan lava pijar, suara gemuruh, serta asap pekat berwarna abu-abu yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan materi


TRIBUNEWSWIKI.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, Senin (6/12/2021) pukul 11.10 WIB dinyatakan menjadi 15 orang dan 27 orang dinyatakan hilang.

Hal tersebut berdasarkan laporan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru.

Meski demikian, hingga kini masih dilakukan pengecekan dan validasi data guna memastikan status korban tersebut.

Posko masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kemungkinan warga yang menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dari data korban meninggal dunia tersebut, tercatat 8 orang di antaranya teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 7 lainnya di Kecamatan Candipuro.

Kemudian, warga yang mengungsi berjumlah 1.707 jiwa yang tersebar di 19 titik.

Di Kecamatan Pronojiwo terdapat 9 titik pos pengungsian.

Rinciannya, di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2 serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Tangkapan layar dari video yang beredar akibat awan panas guguran (APG) yang keluar dari Gunung Semeru, Jawa Timur
Tangkapan layar dari video yang beredar akibat awan panas guguran (APG) yang keluar dari Gunung Semeru, Jawa Timur (KOMPAS.COM/Tangkapan layar video yang beredar)

Adapun sebaran pos pengungsian di Kecamatan Candiro berada di 6 titik pos pengungsian di antaranya adalah Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), Kantor Camat Candipuro.

Selanjutnya, sebaran pos pengungsi di Kecamatan Pasirian sebanyak 4 titik yaitu Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Baca: Erupsi Gunung Semeru, Daerah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap, Warga Diungsikan

BNPB mengatakan, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Sebanyak 2.970 unit rumah terdampak, fasilitas pendidikan terdampak langsung 38 unit, jembatan putus 1 unit (Gladak Perak yang berada di Desa Curah Kobokan, penghubung antara Lumajang dan Malang).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved