Profil Buku #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Homo Deus: A Brief History of Tomorrow adalah buku karya Yuval Noah Harari.
Buku tersebut pertama kali diterbitkan dalam Bahasa Ibrani pada tahun 2015.
Homo Deus kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris pada tahun 2016 di Inggris dan 2017 di Amerika.
Buku ini merupakan lanjutan dari buku Sapiens: A Brief History of Humankind yang terbit dalam Bahasa Ibrani pada tahun 2011.
Sapiens diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris pada tahun 2014.
Jika Sapiens membahas tentang sejarah manusia, maka Homo Deus membahas tentang masa depan manusia.
Homo Deus bukan buku terakhir. Sekuel tersebut ditutup dengan buku 21 Lesson for the 21st Century yang terbit dua tahun setelahnya. (1)
Isi Buku #
Trilogi Sapiens, Homo Deus, dan 21 Lesson memotret soal perjalanan peradaban manusia sejak awal evolusi, kehidupan masa kini dan prediksinya akan perkembangan teknologi di masa depan.
Karena itulah, buku ketiga membahas soal berbagai masalah yang kita rasakan saat ini.
Misalnya soal bagaimana perkembangan hoax yang begitu pesat dan isu kerahasiaan data yang semakin tak terkontrol di era internet ini.
Tokoh-tokoh dunia seperti Obama, Bill Gates, dan Mark Zuckerberg terpukau serta memberi rekomendasi agar buku ini dibaca semua kalangan.
Harari adalah seorang penulis dengan bakat besar.
Dalam melakukan sintesis dan integrasi, Harari mengumpulkan begitu banyak temuan yang berserakan di berbagai disiplin ilmu, menyatukannya dari sebuah sudut yang kerap tak terduga.
Inti dari buku Homo Deus adalah bagaimana peradaban mulai didominasi dengan teknologi baru yang perlahan menjadikan manusia terasa bagaikan dewa.
Salah satu yang disorot soal penggunaan kecerdasan buatan dan rekayasa genetika.
Dalam buku tersebut, Harari berpendapat jika kelaparan, perang dan wabah penyakit sudah semakin bisa dikendalikan oleh manusia.
Sebaliknya, banyak tantangan lain yang dihadapi oleh peradaban termasuk bagaimana kemajuan yang diciptakan malah merusak manusia.
Salah satu contoh yang diutarakannya ialah kini lebih banyak manusia mati karena obesitas dibandingkan kelaparan, hal yang ironis jika dibandingkan masa lalu.
Dalam buku ini, Harari menjabarkan berbagai prediksi manusia mengenai masa depan yang disertai dengan latar belakang sejarahnya.
Ia juga mendiskusikan berbagai isu filosofis, seperti pengalaman manusia, individualisme, emosi manusia dan kesadaran.
Majalah Time memasukkan Homo Deus ke dalam daftar sepuluh buku non-fiksi terbaik tahun 2017. (2)
| Judul | Homo Deus: A Brief History of Tomorrow |
|---|
| Penulis | Yuval Noah Harar |
|---|
| Rilis | 2015 |
|---|