Salahuddin Wahid

Salahudin Wahid atau sering dipanggil Gus Solah adalah ulama, politisi, dan aktivis.


zoom-inlihat foto
Salahudin-Wahid.jpg
Indopolitika.com
Salahudin Wahid

Salahudin Wahid atau sering dipanggil Gus Solah adalah ulama, politisi, dan aktivis.




  • Pendidikan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Salahuddin Wahid lahir di Jombang, 11 September 1942.

Sosok yang akrab dipanggil Gus Sholah ini merupakan putra ketiga dari enam bersaudara pasangan KH Wahid Hasyim (Ayah) dan Sholichah (Ibu).

Ia juga merupakan adik kandung dari Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur.

Selain seorang ulama, beliau merupakan aktivis, politis, dan tokoh Hak Asasi Manusia (HAM).

Pendidikan Dasarnya ia tempuh di SD KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi).

Belajar di KRIS memberikan pengalaman bagi Gus Solah untuk hidup di lingkungan majemuk.

Saat kelas IV, Gus Sholah pindah ke SD Perwari, letaknya di sebrang kampus UI Salemba.

Pada tahun 1955-1958, ia melanjukan sekolah SMP di SMP Negeri I Cikini.

Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan di SMA Negeri I yang populer dengan sebutan SMA Budut (Budi Utomo).

Selama masa SMA, beliau aktif di Kepanduan Ansor dan OSIS.

Pada 1962, Gus Sholah melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Mengambil jurusan arsitektur, meskipun sebenarnya beliau lebih berminat masuk jurusan ekonomi dan hukum.

Semasa kuliah, ia aktif dalam kegiatan Senat Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa.

Ia juga aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi kemahasiswaan yang berafiliasi dengan NU.

Selain fokus pada pendidikan, Gus Sholah sejak kecil belajar mengaji bersama saudara-saudaranya.

Ia tumbuh di lingkungan yang kental dengan kultur NU.

Ketika ayahnya masih hidup, kegiatan mengaji dipimpin langsung oleh sang ayah.

Setelah Kiai Wahid wafat, tugas itu diambil alih oleh sang Ibu KH Bisri Syansuri.

Selain belajar membaca Al-Qur’an, saat remaja beliau juga belajar fiqih, nahwu, sorof, dan tarikh.

Guru-gurunya antara lain Ustaz Muhammad Fauzi dan Ust Abdul Ghoffar, alumni Pesantren Tebuireng yang tinggal di Jakarta.

Gus Sholah menyelesaikan studinya pada 1979.

Pada 1968, ia menikah dengan Farida, putri mantan Mentri Agama, KH Syaifudin Zuhri.

Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai tiga anak. Yaitu Irfan Asy’ari Sudirman (Gus Ipang), Iqbal Billy, dan Arina Saraswati. (1)

  • Karir Sebagai Kontraktor


Ia telah merintis karir sebagai kontraktor sejak kuliah di ITB.

Ia mendirikan perusahaan kontraktor pada tahun 1970.

Ia juga bergabung dengan Biro Konsultan PT Mirazh.

Di perusahaan tersebut, ia menjabat sebagai Direktur Utama pada tahun 1978-1997.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua DPD Ikatan Konsultan Indonesia DKI (Inkindo), Sekretaris Jenderal DPP Inkindo, dan Associate Director Perusahaan Konsultan Properti Internasional. (2)

  • Karir Politik


Sebagai anak dari Menteri Agama Urusan Negara Wahid Hasyim, Gus Solah juga aktif di dunia politik.

Hal yang sama juga dilakukan oleh kakak kandungnya, Gus Dur.

Gus Solah mendapatkan tawaran untuk menjadi Sekretaris Jenderal PPP mendampingi Amien Rais.

Namun hal tersebut gagal karena Amien Rais memilih mendirikan Partai Amanat Nasional.

Melihat hal tersebut, Gus Solah kemudian bergabung dengan Partai Kebangkitan Umat (PKU).

Menjelang Muktamar NU ke-30 di Lirboyo, Kediri, ia mengundurkan diri dari PKU dan mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum.

Pada tahun 2002, ia terpilih sebagai anggota Komnas HAM hingga tahun 2007.

Pada tahun 2004, ia bersama Wiranto maju sebagai presiden dan calon presiden.

Sebagai calon wakil presiden, ia mengundurkan diri dari HAM dan PBNU.

Selain sebagai politisi, Gus Solah juga merupakan ulama dari NU.

Ia menjadi pengasuh Pesantren Tebuireng sejak tahun 2006.

Salah satu peninggalannya terhadap Tebuireng adalah Trensains (Pesantren Sains) yang ia garap bersama Agus Purwanto, seorang tokoh Muhammadiyah dari Surabaya.



Info Pribadi Ulama, politisi, dan aktivis
Pendidikan ITB
Tempat Tanggal Lahir Jombang, 11 September 1942
Meninggal Jakarta, 2 Februari 2020
   


Sumber :


1. tribunnews.com
2. merdeka.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved