Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Irfan Amalee adalah pendiri dari Peace Generation,
Dalam mendirikan Peace Generation, Irfan tidak sendirian.
Ia bersama dengan Eric Lincoln, pria berkebangsaan Amerika.
Eric adalah guru Bahasa Inggris di Penerbit Mizan. Pada saat itu, Irfan bekerja sebagai editor di Mizan.
Ia membidangi divisi anak dan remaja. Bahkan, kemudian ia dipercaya sebagai CEO Pelangi Mizan.
Awalnya, Irfan mengatakan kebenciannya terhadap Amerika, negara asal Eric.
Irfan menganggap Amerika adalah biang kerusakan di muka bumi.
Karena kebencian itu, Eric menuduh Irfan sebagai seorang Taliban.
Namun, karena sering interaksi, mereka berdua justru menjadi bisa memahami satu sama lain.
Mereka menyadari bahwa konflik bisa jadi disebabkan oleh prasangka, seperti yang sedang mereka alami.
Mereka berdua kemudian berkomitmen untuk menerbitkan buku-buku pendidikan perdamaian.
Pada saat itu, media edukasi pendidikan perdamaian dan antikekerasan berbahasa Indonesia masih sulit ditemui.
Kemudian, pada tahun 2007 mereka berdua berkomitmen untuk mendirikan lembaga bernama Peace Generation, sebuah lembaga yang membesarkan nama Irfan Amalee dan Eric Lincoln. (1)
Masa Kecil & Pendidikan #
Ia lahir pada 28 Februari 1977 di Bandung, Jawa Barat.
Sejak kecil, Irfan sudah merasakan kehidupan yang majemuk.
Ia bertetangga dengan orang keturunan Tionghoa, Flores, Batak, dan Jawa.
Sementara ia sendiri adalah asli Sunda.
Ia menghabiskan masa kecil dengan bermain tanpa memandang latar belakang apapun.
Namun, menginjak usia remaja, ketika semakin mendalami agama Islam, ia justru merasa semakin berjarak dengan kawan-kawannya dulu.
Irfan tumbuh dalam pendidikan keagamaan yang konsevatif.
Ia disiapkan oleh keluarganya untuk menjadi agamawan.
Maka, pada tahun 1996, ia disekolahkan di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut.
Di pesantren tersebut, minat Irfanterhadap dunia literasi mulai tumbuh.
Tidak hanya belajar ilmu agama, ia juga aktif di dunia jurnalistik dan organisasiI katan Remaja Muhammadiyah (kini menjadi Ikatan Pelajar Muhammadiyah).
Di organisasi tersebut, Irfan aktif hingga dipercaya sebagai Ketua Bidang Advokasi Pimpinan Pusat IRM pada tahun 1998-2000.
Setelah dari Garut, ia melanjutkan pendidikan di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tahun 1996-2000.
Selama aktif di PP IRM, pandangannya sudah berubah.
Ia mempelopori pendirian gerakan Studi Refleksi Aktif Antikekerasan (RETAS).
RETAS adalah salah satu gerakan IRM yang cukup berkesan bagi banyak orang. (1)
Peace Generation #
Kini, nama Irfan Amalee dikenal sebagai tokoh perdamaian.
Ia telah menyuarakan isu-isu anti kekerasan sejak tahun 1998.
Bersama Peace Generation, ia mengkampanyekan perdamaian dengan cara-cara yang lebih kreatif.
Ia telah melakukan ratusan training di berbagai daerah dengan metode yang unik.
Bahkan, keberadaan Peace Generation telah dirasakan oleh orang-orang Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Awalnya, tahun 2007, ia mentraining 30 orang dari berbagai daerah.
30 orang tersebut kemudian kembali ke daerah masing-masing dan melakukan training yang telah diajarkan oleh Irfan dan Eric.
Orang-orang yang mengkampanyekan perdamaian bersama Peace Generation disebut dengan Agent of Peace (AoP).
Kini, Peace Generation telah memiliki beberapa boardgame.
Beberapa boardgame tersebut antara lain Galaxy Obscurio dan The Rampung.
Dua boardgame di atas secara tidak langsung mampu menanamkan nilai-nilai perdamaian terhadap pemainnya.
Irfan juga mendirikan Peacesantren Welas Asih (PWA) di Desa Sukarasa, Semarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Pesantren ini adalah salah satu Pesantren yang unik di Indonesia.
Di PWA, santri belajar berbasis proyek untuk memecahkan masalah kehidupan nyata (project/problem based learning).
Dengan metode design for change, santri belajar mengenali masalah (feel), menggagas solusi (imagine), mengeksekusi solusi (do), dan membagikan solusi (share) kepada masyarakat. (2)
Penghargaan #
Berkat konsistensinya mengkampanyekan gerakan perdamaian, Irfan diganjar dengan beberapa penghargaan.
Antara lain ia memenangkan International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Communication Award 2009 dari British Council, mendapatkan penghargaan Alumni Australia Award, Kick Andy Heroes, 500 Most Influental Muslim dari Royal Institute for Islamic Studies Amman, Yordania, Wirausaha Muda Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2012, Top 6 ASEAN Social Impact Award 2017, dan lain-lain.
(Tribunnewswiki/Yusuf)
| Info Pribadi | Pendiri Peace Generation |
|---|
| Tempat Tanggal Lahir | Bandung, 28 Februari 1977 |
|---|
| Kebangsaan | Indonesia |
|---|
| Istri | Mila Aprilia Zakiah |
|---|
| Pendidikan Terakhir | S2 Peace Studies di Heller School Social and Policy Management, Brandeis University Boston USA. |
|---|