Erick Thohir Minta Seluruh SPBU Pertamina Tak Pungut Biaya Toilet: Harus Gratis!

Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada jajaran direksi Pertamina agar toilet-toilet di seluruh SPBU Pertamina tidak berbayar alias bersifat gratis.


zoom-inlihat foto
pengusaha-erick-thohir-saat-diwawancara-secara-khusus-oleh-tribunnews.jpg
Tribunnews/Herudin
Erick Thohir Minta Seluruh SPBU Pertamina Tak Pungut Biaya Toilet: Harus Gratis!


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta kepada jajaran direksi Pertamina agar toilet-toilet di seluruh SPBU yang dikelola langsung Pertamina, maupun SPBU mitra Pertamina atau yang bekerja sama dengan swasta, tidak berbayar alias bersifat gratis.

Erick Thohir memerintahkan hal tersebut setelah dirinya menemui sebuah SPBU Pertamina di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur, memungut biaya toilet.

“Kepada direksi Pertamina, saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini harusnya gratis. Karena kan sudah dapet dari jualan bensin, selain itu ada juga toko kelontongnya. Jadi masyarakat mestinya mendapatkan fasilitas tambahan" kata Erick Thohir, dikutip TribunnewsWiki di akun Instagram @erickthohir, Selasa (23/11/2021).

"Saya minta direksi Pertamina harus perbaiki. Dan saya minta nanti seluruh kerja sama dengan POM-POM bensin swasta yang di bawah Pertamina juga toiletnya nggak boleh bayar. Harus gratis!" tegasnya.

"Ini pesan saya untuk rekan-rekan di Pertamina, dari toilet umum SPBU Pertamina, Kecamatan Malasan, Probolinggo. Sudah kewajiban BUMN memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," kata Erick.

Baca: Erick Thohir Baru Tahu SPBU Pertamina Ternyata Pungut Biaya Toilet: Kenapa Enggak Gratis?

Baca: Erick Thohir

Erick Thohir sendiri mengaku heran jika seseorang ingin menggunakan fasilitas toilet di SPBU Pertamina, dia harus membayar.

Seorang pria penjaga toilet di SPBU Pertamina Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur menyebut bahwa jika seseorang ingin menggunakan fasilitas toilet, harus membayar Rp2.000 hingga Rp4.000.

Erick Thohir pun menegaskan bahwa seharusnya fasilitas umum seperti toilet di SPBU Pertamina tidak dipungut biaya.

"Ini pom bensin swasta, terus sama yang punya dikontrak kalau yang mau pakai (toilet) bayar Rp2.000 kalau kencing, mandi Rp4.000? Untuk perawatan?" tanya Erick kepada seorang penjaga toilet.

"Iya," jawa penjaga toilet tersebut.

"Kenapa enggak gratis? Kan ini fasilitas umum?” tanya Erick Thohir lagi.

"Saya kurang tau, Pak. Saya cuma kerja, Pak," jawab sang penjaga toilet tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir baru mengetahui bahwa jika ingin menggunakan fasilitas toilet di SPBU Pertamina harus membayar.
Menteri BUMN Erick Thohir baru mengetahui bahwa jika ingin menggunakan fasilitas toilet di SPBU Pertamina harus membayar. (Capture Instagram/@erickthohir)

Baca: SBY Beberkan Kondisinya Pascaoperasi Kanker Prostat di Amerika Serikat

Baca: PDIP Minta Arteria Dahlan Damai dengan Anak Jenderal TNI Bintang Tiga

Erick tampak memahami jawaban penjaga toilet itu sambil menepuk pundaknya.

Erick Thohir kemudian menanyakan siapa pemilik SPBU tersebut, yang diketahui adalah pengusaha swasta.

"Yang punya siapa?" ucap Erick.

"Bapak Agus," kata penjaga toilet itu.

Erick pun akan menindaklanjuti pungutan biaya di toilet umum SPBU tersebut dengan menghubungi pemilik SPBU tersebut bernama Agus.

"Ya sudah nanti ditelpon bapak Agus kenapa toilet aja mesti bayar, kan padahal sudah bisnis bensin. Ya nggak?" kata Menteri BUMN Erick Thohir.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved