TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah akan memberikan suntikan booster vaksin Covid-19 untuk kelompok lanjut usia (lansia) pada Januari atau Februari tahun 2022.
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.
Kini pemerintah fokus mengejar target vaksinasi dosis pertama dan kedua hingga akhir tahun.
"Jadi skenario untuk vaskinasi dosis ketiga (booster vaksin lansia) ini baru akan kita lakukan sekitar bulan Januari dan Februari 2022, kita akan fokus dulu ke vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua," kata Nadia dalam webinar bertajuk Libur Nataru dan Varian Baru Strategi Cegah Gelombang Ketiga, Selasa (16/11/2021), dikutip dari Kompas.com.
Nadia mengatakan, pihaknya kini menantikan rekomendasi para ahli soal pemberian vaksin booster untuk lansia.
"Nah ini kita tunggu dari para ahli termasuk di vaksinasi dosis ketiga," ujarnya.
Nadia mengatakan, pemerintah bakal mempertimbangkan memberikan booster vaksin untuk lansia, kendati Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum merekomendasikan hal tersebut karena stok vaksin dunia yang terbatas.
"Jadi kemudian mengapa kita pemerintah sudah membuat skenario tetapi itu akan kita lakukan, kalau kemudian sasaran vaksinasi lansia sudah sampai 70 persen," ucap dia.
Baca: Data di Sertifikat Vaksin Covid-19 Salah? Ini Cara Perbaikinya via Chatbot WhatsApp PeduliLindungi
Baca: Cara Mudah Download Sertifikat Vaksin Covid-19 Dosis Pertama dan Kedua
Dari data Kemenkes hingga Senin (15/11/2021, jumlah orang yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua telah mencapai 84.552.446 orang atau 40,60 persen dari target.
Adapun jumlah orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama sebanyak 130.616.514 orang atau 62,72 persen.
Sementara, sasaran vaksinasi untuk lansia yakni sebanyak 21.553.118 orang.
Tercatat sudah ada 9.459.112 orang lansia yang divaksinasi dosis pertama dan 5.948.573 orang disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)