TRIBUNNEWSWIKI.COM - Saat ini kita kerap melihat semakin banyak orang yang semakin ingin melepaskan diri dari kejemuan dan bisa mengambil kendali pada rutinitas kesehariannya.
Baik itu dengan yoga, meditasi, jalan santai setiap hari, atau sekadar beristirahat dan melepaskan diri dari kekhawatiran di satu hari tertentu.
Dari aktivitas-aktivitas tersebut kita dapat melihat bahwa memulai kebiasaan yang menyehatkan ke dalam hidup kita mungkin tidak sesulit seperti yang dikira.
Itulah yang membuat Spotify memperbarui hub Wellness-nya.
Lewat hub yang sudah diperbarui ini, pada pendengar kini dapat memiliki akses yang lebih baik dan mudah ke beragam koleksi konten terkait wellness untuk membantu mereka semakin terhubung dengan diri sendiri dan memprioritaskan kesehatan mental dan fisik mereka.
Baca: PODKESMAS Hadirkan Drama Audio Bertajuk Balada Onggok Si Anak Durhaka, Segera Tayang di Spotify
Baca: Profil Kaleb J, Pelantun Lagu Its Only Me yang Viral di TikTok dan Puncaki Tangga Lagu Spotify
Hub ini akan muncul ketika pengguna membuka aplikasi Spotify di smartphone yang mendorong mereka untuk beristirahat sembari mendengarkan pilihan playlist dan podcast yang membangkitkan semangat, insightful, dan menenangkan.
Guna lebih memahami bagaimana pendengar di Indonesia mendengarkan audio untuk menemukan ketenangan diri, Spotify bersama YouGov melakukan survei terhadap 2.099 responden di Indonesia pada bulan September 2021.
Dari studi itu diketahui bahwa lebih dari 80 persen Generasi Z dan Milenial Indonesia menganggap konten audio sangat membantu mereka untuk bersantai.
Dari berbagai macam konten audio yang terkait dengan ketenangan diri, suara alam (45 persen) menjadi yang paling sering didengarkan Generasi Z dan Milenial untuk bersantai.
Oleh karena itu, Spotify berkolaborasi dengan pakar di bidang wellness, Vanessa Budihardja-Barus, untuk membagikan beberapa saran tentang bagaimana memulai kebiasaan yang lebih sehat dengan ditemani konten audio yang dapat membantu melepaskan penat.
Simak selengkapnya di sini!
1. Hanya butuh 5 menit
Meskipun terdengar klise, meluangkan beberapa menit di pagi hari untuk bermeditasi sangat membantu dalam menyelaraskan pikiran kita sebelum memulai hari.
Mungkin kamu sudah melakukan kegiatan ini tanpa menyadarinya.
"Pasang suara-suara yang menenangkan, seperti suara alam, suara latar, atau musik instrumental untuk membantumu tetap rileks namun tetap fokus saat bermeditasi. Jangan lupa siapkan tempat yang nyaman untuk menjernihkan pikiran agar merasa lebih tenteram dengan lingkungan sekitar," saran Vanessa.
2. Bergeraklah
Saat memikirkan tentang olahraga, kita berpikir tentang gerakan-gerakan yang memompa jantung, atau yang membuat kita berkeringat dan melelahkan.
Meskipun hal itu yang mungkin memang diinginkan sebagian orang, ada juga sekelompok orang yang tidak memiliki kapasitas mental atau energi yang cukup untuk melakukannya.
Terkadang, hanya dengan keluar rumah untuk berjalan kaki selama 10 menit akan dapat membantu kita menyegarkan pikiran.
"Jika kamu tidak tertarik dengan olahraga berintensitas tinggi, tidak masalah! Jangan pernah meremehkan manfaat dari jalan santai di pagi hari atau lari sore,"
"Buatlah playlist yang berisi lagu-lagu favoritmu sebelum turun ke jalan. Nikmati waktu itu, dan selami pengalamannya. Tariklah inspirasi dari pemandangan dan suara-suara di sekitarmu atau bahkan dari playlist yang kamu buat untuk menemani aktivitasmu," ujar Vanessa.
3. Tuliskanlah
Ada kekuatan dari menuangkan apa yang ada di pikiranmu ke dalam tulisan.
Mencatat emosi, pikiran, dan tujuanmu setiap harinya dapat membantumu lebih memahami emosi dan pikiranmu.
Terdengar sederhana, bukan? Seringkali kita lupa untuk melakukan refleksi, dan kadangkala, hal itulah sebenarnya yang kamu butuhkan.
"Menulis dapat menghapus penghalang di kepala kita serta mengizinkan kita untuk menggunakan seluruh kekuatan pikiran kita"
"Dengan demikian, kita dapat lebih memahami diri sendiri maupun lingkungan sekitar dan mampu membuat diri kita berkembang. Mendengarkan audio saat berlatih menulis sangat membantu dalam membuatmu merasa nyaman dan lebih memfokuskan pikiranmu," tambah Vanessa.
4. Lakukan apa yang kamu suka
Membaca dapat menjadi cara sempurna untuk melepas penat setelah hari yang sibuk.
Tidak hanya membaca, kamu juga bisa mencoba membuat kue atau menyiapkan kopi.
Intinya, lakukanlah apa pun yang kamu suka.
Jangan lupa untuk juga mendengarkan playlist yang menenangkan diri serta biarkan dirimu tenggelam menikmati momennya.
“Membaca membantuku melewati masa-masa sulit. Membalik-balikan halaman buku sambil mendengarkan alunan musik yang tenang dan menenangkan, seperti membawaku ke dunia lain," ujar Vanessa.
Untuk menemani aktivitas-aktivitas itu, Vanessa juga telah menyiapkan playlist yang ia kurasi secara khusus untuk pendengar Spotify di Indonesia berjudul Everything I Need, I Already Have.
Playlist ini menghadirkan rangkaian musik yang menghangatkan hati dan cakupan suara yang ekletik dan mampu menenangkan jiwa serta membantu kesehatan batin dan raga.
Baca: Spotify Hadirkan Fitur Music + Talk di 15 Negara Termasuk Indonesia, Apa Fungsinya?
Baca: Spotify Rilis Teman Perjalananmu, Playlist Khusus Perpaduan Berita & Musik yang Dipersonalisasi
"Audio menghasilkan emosi kuat yang dapat menstimulasi produktivitas dan meningkatkan kesehatan batin seseorang," ungkap Vanessa.
"Ada berbagai jenis pilihan musik dan suara untuk menemani rutinitas harian yang lebih sehat, mulai dari suara alam yang menenangkan jiwa, hingga lagu yang lebih bersemangat dan mencerahkan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda,"
"Saya harap rekomendasi saya mengenai kebiasaan-kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan ini serta playlist yang saya kurasi, akan dapat membantu siapapun yang membutuhkan ketenangan batin di waktu sulit seperti sekarang ini," tambahnya Vanessa.
Terinspirasi oleh hub Wellness dari Spotify, playlist Everything I Need, I Already Have ini kini tersedia di Spotify bagi para pengguna gratis dan premium sejak hari ini, Rabu (27/10/2021).
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)
Baca artikel lainnya terkait Spotify selengkapnya di sini