Colin Powell, Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Collin Powel, mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), meninggal dunia akibat komplikasi Covid-19.


zoom-inlihat foto
Colin-Powell-meninggal-dunia-di-usia-84-tahun.jpg
Saul LOEB / AFP
(BERKAS) Dalam foto file yang diambil pada 1 Desember 2010, mantan Presiden AS Barack Obama berbicara dengan mantan Menteri Luar Negeri AS Jenderal Colin Powell (kiri) selama pertemuan di Oval Office Gedung Putih di Washington, DC, di mana mereka membahas berbagai isu termasuk pendidikan dan berlalunya Perjanjian START Baru.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Collin Powel, mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), meninggal dunia akibat komplikasi Covid-19.

Mantan perwira tinggi militer itu, meninggal dunia pada Senin pagi, 18 Oktober 2021.

Sebelum meninggal, Colin Powell telah mendapat vaksinasi lengkap.

Powell menjadi menteri luar negeri Afrika-Amerika pertama pada 2001 di bawah Presiden Republik George W Bush.

Dia juga memicu kontroversi karena membantu menggalang dukungan untuk Perang Irak.

"Kami telah kehilangan suami, ayah, kakek, dan orang Amerika yang luar biasa dan penyayang," kata keluarga dalam sebuah pernyataan, dikutip TribunnewsWiki dari BBC, Selasa (19/10/2021).

Baca: Profil Ruthie Tompson, Animator Disney yang Meninggal Dunia pada Usia 111 Tahun

Baca: Pemeran Film Black Panther Dorothy Steel Meninggal di Usia 95 Tahun

Colin Powell
Colin Powell (AFP)

Powell sebelumnya telah didiagnosis dengan multiple myeloma, sejenis kanker darah yang dapat membuatnya lebih rentan terhadap gejala Covid-19.

Selain itu, ia juga memiliki penyakit Parkinson.

Mengutip Al Jazeera, Colin Powell meninggal dunia pada usia 84 tahun.

Colin Powell adalah jenderal bintang empat yang berperan penting dalam membentuk kebijakan luar negeri Amerika Serikat selama beberapa dekade.

Dia dikenal sebagai seorang yang moderat dan pragmatis.

Powell berperan penting dalam membentuk kebijakan luar negeri pemerintahan kepresidenan Partai Republik selama beberapa dekade.

Dia menduduki jabatan penting selama runtuhnya Tembok Berlin, invasi AS ke Panama pada 1989, Perang Teluk 1991, serangan 11 September, dan invasi AS ke Afghanistan pada 2001 dan Irak pada 2003.

Baca: Bapak Nuklir Pakistan Abdul Qadeer Khan Meninggal Dunia setelah Terpapar Covid-19

Baca: Unggah Foto Winnie the Pooh di Twitter, Menlu AS Mike Pompeo Dituduh Menghina Presiden XI Jinping

Powell pernah menjabat sebagai penasihat keamanan nasional mantan Presiden Ronald Reagan dari 1987 sampai 1989 dan kepala Staf Gabungan kulit hitam pertama di bawah Presiden George HW Bush dan Presiden Bill Clinton, dari 1989 sampai 1993.

Saat dia diangkat menjadi Menlu di bawah Presiden George W Bush pada 2001, dia menjadi orang kulit hitam pertama yang mengisi jabatan tersebut dalam sejarah AS.

Saat itu, dia juga menjadi pejabat kulit hitam di tingkat paling tinggi dalam sejarah AS, kemudian disusul mantan Menteri Luar Negeri Condoleeza Rice dan kemudian Presiden Barack Obama.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved