Rachel Vennya Kabur dari Karantina Dibantuk Oknum TNI, Menkes : Berisiko ke Publik

Menurut Budi, tindakan yang dilakukan Rachel Vennya dapat memberikan risiko kepada publikasi.


zoom-inlihat foto
Rachel-Vennya-cantik.jpg
Instagram/rachelvennya
Rachel Vennya


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi angkat bicara soal pemberitaan selebgram Rachel Vennya yang kabur saat menjalani karantina setelah pulang dari luar negeri.

Budi mengatakan, tindakan tersebut jelas telah melanggar aturan karantina dan bisa dijatuhi hukuman.

Meski demikian, ia mengatakan, tidak pada tupoksi memberi hukuman tersebut.

"Ya, harusnya dia segera masuk karantina lagi. Dia harusnya masuk karantina lagi dan dihukum supaya jangan melanggar lagi," kata Budi di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (14/10/2021) dikutip dari Kompas.com.

Menurut Budi, tindakan yang dilakukan Rachel Vennya dapat memberikan risiko kepada publikasi.

Pasalnya, karantina yang dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19 bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga kepentingan masyarakat.

"Kalau dia melanggar itu, dia memberikan risiko ke publik, ke masyarakat," ujarnya.

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam Keterangan Pers Bersama menyambut kedatangan vaksin COVID-19 Moderna, Minggu (11/07/2021) secara virtual.
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam Keterangan Pers Bersama menyambut kedatangan vaksin COVID-19 Moderna, Minggu (11/07/2021) secara virtual. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Seperti diketahui, kaburnya Rachel Vennya dari karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara dikonfirmasi oleh Kodam Jaya selaku Kogasgabpad Covid-19.

Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya) Herwin BS mengungkapkan, Rachel Vennya kabur dibantu oleh oknum TNI yang bertugas di bagian pengamanan Satgas Covid-19 bandara.

"Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya oknum anggota TNI bagian pengamanan Satgas di bandara yang melakukan tindakan non-prosedural," kata Kapendam dalam keterangan yang diterima, Rabu (13/10/2021).

Baca: Rachel Vennya Kabur dari Karantina Dibantu Anggota TNI, Kemenkes: Beri Sanksi Sesuai Peraturan

Baca: Selebgram Rachel Vennya Kabur dari Karantina dengan Dibantu Anggota TNI

Herwin mengungkapkan, anggota TNI berinisial FS itu mengatur agar Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang wajib dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Herwin mengatakan, Rachel Vennya seharusnya tidak berhak menjalani karantina kesehatan di RSDC Pademangan, Jakarta Utara.

Sebab, Rachel Vennya memang bukan masuk kategori yang dapat menjalani karantina di RS tersebut.

"Pada kasus selebgram Rachel Ven menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut," kata dia. 

Berdasarkan Keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 yang diterbitkan 15 September 2021, berikut adalah aturan terkait siapa saja yang berhak karantina di RSDC: 

1. Para pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia

2. Pelajar/mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri dan,

3. Pegawai pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri

Rachel Vennya seharusnya menjalani karantina setelah melakukan perjalanan internasional, setelah tiba dari Amerika Serikat.

Dalam ketentuan sanksi aturan karantina yang diatur dalam Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan, dengan ancaman hukuman pidana 1 tahun penjara bagi pelanggar.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved