BNN Gerebek Kampus USU, 31 Orang Positif Gunakan Narkoba, Pengedar Berikan Pengakuan

Anggota BNNP Sumut melakukan penggerebekan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) pada Sabtu (9/10/2021) malam.


zoom-inlihat foto
Pemaparan-kasus-penggunaan-narkoba-di-Fakultas-Ilmu-Budaya-USU.jpg
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD FADLI TARADIFA
Pemaparan kasus penggunaan narkoba di Fakultas Ilmu Budaya USU di Kantor BNNP Sumut, Senin (11/10/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) melakukan penggerebekan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) pada Sabtu (9/10/2021) malam.

Dalam penggerebekan tersebut, BNNP Sumut mengamankan 47 orang.

Sebanyak 31 dari 47 orang yang dimankan terbukti postif menggunkan narkotika golongan I jenis ganja.

Dari 31 orang itu, sebanyak 14 orang adalah mahasiswa aktif USU, 6 orang alumni mahasiswa USU, dan sisanya merupakan warga serta mahasiswa dari kampus lain yang tengah berada di FIB USU.

Adapun 16 orang yang dinyatakan negatif telah dipulangkan ke rumahnya.

Selain mengamankan 31 orang, dalam penggerebekan tersebut, BNNP Sumut juga mengamankan barang bukti berupa 118 paket ganja yang total beratnya adalah 508,6 gram ganja.

"Hasil interogasi kami, memang (mereka) sudah berjalan selama empat bulan," kata Toga kepada wartawan saat konferensi pers di halaman BNNP Sumut pada Senin (11/10/2021) siang, seperti dikutip dari Kompas.com.

"Ditotal semuanya barang bukti yang ada sebanyak 508,6 gram. Di mana kami lakukan interogasi sebanyak 265 gram adalah milik salah satu tersangka yang diamankan dengan inisial JHS," katanya.

Baca: Profil Kampus - Universitas Sumatera Utara

Baca: Penggerebekan Kampung Narkoba Surabaya, Alarm Jadi Tanda Polisi Datang

Dikutip dari Tribun Medan, seorang mahasiswi berinisial DM (23), asal Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, ditangkap anggota BNNP Sumut, Minggu (10/10/2021).

Diketahui, DM adalah pengedar narkoba di kampus tersebut.

Bukan kuliah di USU, DM adalah mahasiswa aktif semester 3 di Universitas Budi Darma.

Dia mengaku nekat mengedarkan narkoba lantaran kebutuhan untuk membayar uang kuliah.

"Memang saat itu butuh uang cepat untuk bayar uang kuliah," katanya di hadapan awak media, dalam paparan kasus pada Senin (11/10/2021).

DM berujar bahwa ia baru pertama kali mengedarkan narkoba di lingkungan kampus USU.

Dia mengaku, jenis narkoba yang diedarkannya merupakan ganja.

"Harganya 1 kilo Rp1,5 juta. Sekali transaksi untungnya biasa Rp500 ribu. Satu malam bisa habis 1 kilo," ujar DM.

DM menceritakan mulanya ada seseorang yang menawarkan narkoba dari Aceh.

Kemudian dia menanyakan kepada kawannya apakah ada orang yang mau membeli barang haram tersebut.

"Lalu, kata kawanku ada. Nah, dikirim seseorang itu lah narkoba ke sini," bebernya.

Alasan ia mengedarkan ganja tersebut di lingkungan kampus USU adalah karena saran dari temannya.

Di menyebut bahwa kampus USU disebut-sebut aman untuk jualan narkoba.

"Teman itu bukan mahasiswa USU," ujar dia.

DM mengaku mengedarkan ganja tersebut hanya di lingkungan kampus USU.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved