Muhammad Kece Trauma Dianiaya, Polri Pastikan Napoleon Bonaparte Diawasi Ketat Penjaga Rutan

Tersangka penistaan agama Muhammad Kece menulis surat permintaan maaf kepada Irjen Napoleon Bonaparte.


zoom-inlihat foto
Muhammad-Kece-melambaikan-tangan.jpg
Tangkapan Layar YouTube Kompas TV
YouTuber Muhammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tersangka penistaan agama Muhammad Kece menulis surat permintaan maaf kepada Irjen Napoleon Bonaparte.

Hal itu ia lakukan karena takut dianiaya lagi oleh Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Meskidemikian, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono memastikan Napoleon Bonaparte telah diawasi oleh petugas Rutan Bareskrim Polri.

Dengan demikian, kasus serupa tidak terulang kembali.

"Tentunya ini menjadi bagian, tanggung jawab daripada petugas rutan Bareskrim Polri. Setiap tindakan, setiap perilaku dari penghuni rutan Bareskrim Polri. Tentunya diawasi oleh anggota yang jaga," kata Rusdi kepada wartawan, Sabtu (9/10/2021), dikutip dari Tribunnews.com.

Rusdi memastikan kondisi Rutan Bareskrim Polri juga sudah kondusif.

"Sampai saat ini semua berjalan dengan baik. Karena mungkin situasi psikis yang bersangkutan (M Kece) mungkin saja bisa terjadi seperti itu," tukasnya.

Penampakan Muhammad Kece sesaat setelah dihajar Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri.
Penampakan Muhammad Kece sesaat setelah dihajar Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri. (Istimewa via Tribunnews.com)

Seperti diberitakan, Bareskrim Polri mengungkap Muhammad Kece membuat surat permintaan maaf kepada Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. 

Pernyataan ini sekaligus membantah adanya desas desus yan menyebutkan Muhammad Kece telah mencabut laporan mengenai kasus penganiayaan yang dilakukan Irjen Napoleon.

"Tidak ada permintaan pencabutan dari MK. Yang ada adalah surat permintaan maaf KC kepada NB," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Jumat (8/10/2021).

Baca: Polri Minta Tommy Sumardi Laporkan Soal Diancam Dibunuh Irjen Napoleon Bonaparte

Baca: Takut Babak Belur Lagi, Muhammad Kece Minta Maaf kepada Irjen Napoleon Bonaparte

Hanya saja, Andi tidak menjelaskan lebih lanjut perihal isi surat permintaan maaf M Kece.

"Konteksnya karena takut dianiaya lagi oleh NB," tukasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS, TRIBUNNEWS.COM)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Fritzy Rosmerian

    Fritzy Rosmerian adalah pesulap dan model berkebangsaan Indonesia
  • Tiongkok Peringatkan Ada Konsekuensi Besar

    Tiongkok menyinggung kemungkinan terjadinya perang nuklir jika Ukraina
  • Indonesia's Got Talent

    Indonesia's Got Talent 2022 adalah ajang pencarian bakat
  • Tamara Dai

    Tamara Dai adalah designer, kreator konten fesyen sekaligus
  • Polisi 2 Kali Olah TKP

    Aparat kepolisian sudah lakukan olah TKP di rumah
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved