Museum Goedang Ransoem

Museum ini berdiri di bekas dapur umum masa penjajahan Belanda, yang didirikan pada tahun 1918.


zoom-inlihat foto
Museum-Goedang-Ransoem.jpg
instagram @ocha1826
Museum Goedang Ransoem adalah sebuah museum khusus yang berdiri di bekas dapur umum masa penjajahan Belanda, yang didirikan pada tahun 1918.

Museum ini berdiri di bekas dapur umum masa penjajahan Belanda, yang didirikan pada tahun 1918.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Goedang Ransoem adalah sebuah museum khusus yang berdiri di bekas dapur umum masa penjajahan Belanda, yang didirikan pada tahun 1918.

Dapur umum ini dilengkapi oleh dua buah gudang besar dengan steam generator (tungku pembakaran) untuk memasak dalam jumlah yang banyak.

Pada pertengahan tahun 1970 hingga 1980-an, bangunan ini digunakan sebagai tempat pendidikan dan perumahan karyawan Tambang Batubara Ombilin.

Kemudian bangunan ini masih dipergunakan sebagai tempat tinggal oleh masyarakat setempat hingga awal tahun 2005.

Kompleks bangunan bersejarah ini mulai dikonservasi dan ditata oleh Walikota Sawahlunto pada tahun 2004 – 2005 untuk dimanfaatkan sebagai museum.

Penetapan museum itu diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr. Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla pada tanggal 17 Desember 2005.

Museum ini menyimpan koleksi dari berbagai peralatan masak seperti tungku pembakaran, periuk, lansang, dandang sabet, hingga benda-benda lain seperti sekop daun, gergaji lobang, replika pakaian, foto dokumentasi lama Sawahlunto, songket, dan keramik. (1)

Baca: Museum Negeri Provinsi Banten

Baca: Museum Kereta Api Sawahlunto

  • Sejarah


Kompleks Museum Goedang Ransoem ialah sebuah Dapur Umum perusahaan tambang Batu Bara Ombilin yang berdiri pada tahun 1918.

Sesuai fungsinya, tempat yang memiliki sebutan lain Gudang Ransum atau Rumah Ransum ini digunakan sebagai tempat memasak makanan bagi pekerja tambang yang berjumlah ribuan termasuk bagi pekerja dan pasien Rumah Sakit Ombilin.

Pasca kemedekaan, bangunan ini mengalami beberapa peralihan kegunaan di antaranya:

• 1945-1950: tempat memasak makanan bagi Tentara (TKRI),

• 1950-1960: kantor ketik penyelenggaraan administrasi perusahaan Tambang Batu Bara Ombilin,

• 1960-1970: sekolah formal setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)Ombilin,

• 1970-1980: hunian karyawan Tambang Batu Bara Ombilin,

• 1980-2004: tempat hunian Karyawan Tambang Batu Bara Ombilin dan masyarakat umum,

• 2004-2005: direvitalisasi dan dikonservasi untuk dijadikan Museum Goedang Ransoem. (2)

  • Bangunan


Museum Goedang Ransoem ini terbagi menjadi beberapa bangunan yang saling berkaitan, yakni:

1). Bangunan utama (dapur umum), gudang (warehouse) persediaan bahan mentah dan padi/beras,

2). Duabangunan steam generator (tungku pembakaran),

3). Menara cerobong asap,

4). Pabrik dan gudang es batangan,

5). Klinik (hospital) mini,

6). Heuler (penggilingan padi),

7). Rumah kepala ransum,

8). Pos penjaga,

9). Rumah jagal hewan,

10). Hunian dr. kepala rumah potong hewan. (2)

Baca: Museum Batak TB Silalahi Center

Baca: Museum House of Sampoerna

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Museum Goedang Ransoem
Dibangun 1918
Fungsi Awal Dapur umum masa penjajahan Belanda
Peresmian 17 Desember 2005
Diresmikan Wapres Muhammad Jusuf Kalla
Alamat Jl. Abdul Rahman Hakim, Kel. Air Dingin, Kec. Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat


Sumber :


1. www.iheritage.id
2. cagarbudaya.kemdikbud.go.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved