Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Monumen Trisula adalah monumen untuk mengenang tragedi operasi Trisula yang melakukan penumpasan terhadap sisa-sisa anggota PKI yang melarikan diri ke Blitar.
Penumpasan tersebut terjadi pada tahun 1968 di desa Bakung, Blitar Selatan, yang dipimpin oleh kolonel Witarmin.
Bahkan para prajurit yang baru bergabung dengan Dibyatara Yudha dan Trisula wajib melakukan napak tilas, pembaretan, serta renungan atas seluruh jasa yang dilakukan para pendahulu mereka. (1)
Baca: Monumen PETA
Sejarah #
Monumen Trisula diresmikan pada tanggal 18 Desember 1972 oleh Deputy Kasad Bapak Letjen TNI Mochamad Jasin di daerah Blitar, Jawa Timur tepatnya di Desa Bakung Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar Selatan.
Monumen Trisula dibangun untuk memperingati dan mengenang tragedi pembantaian PKI didaerah Blitar.
Kala itu satuan jajaran Brigade Infanteri Lintas Udara 18/Trisula melaksanakan Operasi pembantaian PKI dipimpin langsung oleh Danbrigif Linud 18 pertama Kolonel Inf Witarmin.
Pada tahun 1968, aksi pembantaian sisa-sisa PKI yang melarikan diri ke daerah Blitar selatan masih terus dicari.
Sehingga, pasukan Brigif linud 18/Trisula yang dipimpin oleh Kolonel Inf Witarmin bersama sama rakyat Blitar bekerjasama untuk menumpas PKI di Blitar Selatan.(2)
Baca: Monumen PETA
Bangunan #
Monumen Trisula terdiri atas 17 pilar penyangga, jalan melingkar yang berbentuk angka 8, 45 buah trap, serta 5 buah di tangga bawah.
Hal tersebut mengandung makna bahwa Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.
Sementara untuk anak tangga bawah menunjukkan jumlah Batalyon yang bergabung dalam operasi.
Terdapat juga 5 patung dengan tiga ABRI dan dua rakyat.
Perpaduan antara ABRI dan rakyat menunjukkan kemanunggalan.
Kemudian salah satu patung menunjuk ke suatu tempat dengan artian bahwa di sinilah pernah terjadi sejarah hitam akibat PKI. (1)
Baca: Monumen Pancasila Sakti
(Tribunnewswiki.com/ Husna)
| Alamat |
|---|
| Lokasi | Blitar |
|---|
| Tanggal dibentuk | 18 Desember 1972 |
|---|