Operasi 17 Agustus

Operasi 17 Agustus merupakan operasi militer yang bertujuan menumpas gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia


zoom-inlihat foto
Operasi-17-Agustus-33.jpg
ipphos
Pasukan TNI tiba di luar Kota Kotamobagu (1/1/1959)

Operasi 17 Agustus merupakan operasi militer yang bertujuan menumpas gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Operasi 17 Agustus merupakan operasi militer yang bertujuan menumpas gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Operasi militer tersebut dipimpin oleh Kolonel Ahmad Yani.

Militer yang ikut dalam operasi ini terdiri atas Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat.

Nama "17 Agustus" ialah sandi yang digunakan oleh Kolonel Ahmad Yani dalam operasi militer tersebut. (1)

Tugu Pembebasan di Pesisir Selatan. Selama Operasi 17 Agustus, TNI mendirikan tugu di setiap daerah yang berhasil direbut dari pasukan PRRI sebagai simbol kemenangan.
Tugu Pembebasan di Pesisir Selatan. Selama Operasi 17 Agustus, TNI mendirikan tugu di setiap daerah yang berhasil direbut dari pasukan PRRI sebagai simbol kemenangan. (Wikipedia)

Baca: Perang Napoleon di Jawa 1811

  • Latar Belakang #


Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) adalah gerakan yang disebabkan ketidakpuasan pemerintah daerah yang ada di beberapa kota di Sumatra terhadap pemerintah pusat.

Mereka tidak puas dengan kebijakan alokasi dana dari pemerintah pusat serta berbagai ketimpangan dalam pembangunan, terutama pada daerah-daerah di luar pulau Jawa.

PRRI cukup kuat lantaran pergerakannya didukung oleh beberapa panglima militer.

Untuk mengatasi hal itu, Presiden Soekarno menunjuk Kolonel Ahmad Yani untuk memimpin pasukan yang terdiri atas Angkatan Darat, Laut, dan Udara untuk menumpas PRRI. (1)

Ahmad Yani adalah pemimpin operasi militer
Ahmad Yani adalah pemimpin operasi militer "Operasi 17 Agustus". (Tribunnews.com)

Baca: Perang Belasting

  • Jalannya Operasi #


Tentara Nasional Indonesia (TNI) tiba di Padang Sumatera pada 17 April 1958.

Hal yang dilakukan pada pukul 05.00-06.00 WIB adalah melakukan tembakan ke titik pendaratan dilakukan oleh TNI Angkatan Laut.

Setelah itu giliran TNI Angkatan Udara giliran melancarkan serangannya dengan menggunakan pesawat “Red Flight” melakukan penembakan yang disusul oleh pesawat “Blue Flight”.

Adapun serangan tersebut ditujukan ke lapangan terbang Tabing.

Tidak lama kemudian, pasukan Korps Marinir Indonesia mendarat di Pantai Padang.

Pada siang hari semua pasukan berhasil berkumpul menjadi satu.

Lalu mereka mulai melakukan operasi militer.

Operasi militer tersebut berlangsung selama satu setengah bulan.

Akhirnya beberapa kota di Sumatera berhasil diambil kembali. (1)

Baca: Pemberontakan PKI Madiun 1948

  • Hasil #


Hasil dari Operasi 17 Agustus adalah sebagai berikut:

- Menyerahnya PRRI dan para pemimpinnya berhasil diamankan.

- Kota Padang, Payakumbuh, Solok dan Bukittinggi berhasil direbut kembali.

- Menangkap Letkol Ahmad Husain.

- Memberantas Dewan Banteng di Sumatera Barat (2)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Operasi 17 Agustus
Pemimpin Kolonel Ahmad Yani
   


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved