Pengamat Ingatkan Antisipasi Kemunculan Aktor Teror Baru di Poso Setelah Ali Kalora Tewas

Pimpinan MIT Poso Ali Kalora dan pengawalnya yang bernama Jaka Ramadhan dipastikan tewas dalam kontak senjata


zoom-inlihat foto
Gelar-barang-bukti-DPO-teroris-Ali-Kalora-Minggu-1992021.jpg
MANSUR K103-15
Gelar barang bukti DPO teroris Ali Kalora, Minggu (19/9/2021)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengamat terorisme dari The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya mengingatkan potensi kemunculan simpatisan baru atau kelompok yang ingin menjadikan Poso sebagai wilayah konflik.

Dirinya menilai perlu adanya peningkatan langkah pencegahan terhadap potensi aksi kelompok teror baru setelah tewasnya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Ahmad alias Ali Kalora.

“Langkah pencegahan bisa dengan pendekatan soft approach atau bahkan dengan hard approach,” kata Harits kepada Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Upaya deteksi dini tersebut dapat dilakukan dengan basis sinergitas antar semua elemen terkait.

“Minus ego sektoral dalam sebuah pola strategi yang komprehensif membangun Poso yang damai dan Makmur,” tambahnya.

Kemudian, Harits mengimbau adanya evaluasi pola operasi di Poso dan sekitarnya setelah Ali Kalora dinyatakan tewas.

Pasalnya, kematian Ali Kalora bisa memicu tingkat ancaman dan gangguan keamanan oleh kelompok teror menjadi turun.

Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. ( Kolase Kompas TV dan Wikipedia).
Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. ( Kolase Kompas TV dan Wikipedia). (Kolase Kompas TV dan Wikipedia)

Dirinya menegaskan, masyarakat Poso membutuhkan lingkungan aman, damai, dan normal di semua sektor kehidupannya.

“Maka hadirnya pasukan, digelarnya operasi dengan ribuan TNI dan Polri di wilayah Poso jangan sampai melahirkan ekses yang kontraproduktif,” kata dia.

Baca: Ali Kalora Tewas, Polisi Pastikan Tak Ada Penggantinya dalam MIT

Baca: Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas Ditembak, Mahfud MD Minta Warga Tenang

Seperti diberitakan, Pimpinan MIT Poso Ali Kalora dan pengawalnya yang bernama Jaka Ramadhan dipastikan tewas dalam kontak senjata antara kelompok teroris dan Satgas Mandago Raya.

Saat ini, jenazah Ali Kalora telah dibawa ke Rumah Sakit RS Bhayangkara Polda Sulteng.

"Ali Kalora sudah tewas dan saya pastikan tidak ada penggantinya," tegas Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Irjen Polisi Rudy Sufahriadi di Mapolres Parigi Moutong pada Minggu (19/9/2021).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR ALI KALORA DI SINI











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved