Museum Deli Serdang

Museum Deli Serdang atau Museum Daerah Deli Serdang merupakan sebuah tempat penyimpanan berbagai barang yang kental dengan nilai sejarah dan budaya.


zoom-inlihat foto
Museum-Deli-Serdang.jpg
instagram @museumdaerah.deliserdang
Museum Deli Serdang atau Museum Daerah Deli Serdang merupakan sebuah tempat penyimpanan berbagai barang yang kental dengan nilai sejarah dan budaya.

Museum Deli Serdang atau Museum Daerah Deli Serdang merupakan sebuah tempat penyimpanan berbagai barang yang kental dengan nilai sejarah dan budaya.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Deli Serdang atau Museum Daerah Deli Serdang merupakan sebuah tempat penyimpanan berbagai barang yang kental dengan nilai sejarah dan budaya.

Terletak di kompleks perkantoran pemerintahan, Desa Tanjung Garbus I, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, tujuan didirikannya museum ini ialah untuk mencatat sejarah Deli Serdang dan memperkenalkannya kepada masyarakat.

Gedung dari museum ini memiliki konsep "Itik Pulang Petang" yang diambil dari filosofi masyarakat Melayu.

Ornamen "Itik Pulang Petang" bermakna kepatuhan dan lambang kebaikan, dimana unsur-unsur teratur, rapi dan harmonis tercermin dari bentuknya.

Museum Deli Serdang merupakan museum khusus yang dibangun pada tahun 2001 dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Kemudian pada tanggal 12 Agustus 2003, dilakukan peresmian untuk museum ini.

Pada tahun 2016, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang mendapat bantuan dana Tugas Pembantuan dalam rangka pembangunan Museum Deli Serdang di Kawasan Pusat Olahraga Seni dan Budaya Lubuk Pakam.

Beberapa koleksi yang ditampilkan di Museum Deli Serdang berupa pakaian adat Melayu, Karo, dan Simalungun, alat musik dan mata uang asing. (1) (2)

Baca: Museum Zoologi Bogor

Baca: Museum Istiqomah Buding

  • Sejarah


Museum Deli Serdang dibangun pada tahun 2001, kemudian diresmikanpada tanggal 12 Agustus 2003.

Dana pembangunan museum yang digunakan yakni dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sejak diresmikan, museum ini berada di bawah naungan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang.

Kemudian, pada tahun 2016, Pemkab Deli Serdang mendirikan museum baru usai mendapat bantuan dana Tugas Pembantuan untuk Pembangunan Museum dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Museum baru tersebut dibangun di lahan ex Dinas Pertanian Pemkab Deli Serdang yang selanjutnya diresmikan pada tanggal 8 September 2018 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi di Lubuk Pakam.

Peresmian museum yang lokasinya persis di depan kantor Bupati Deli Serdang itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PKK Sumatera Utara Nawal Lubis Edy Rahmayadi, dan penandatanganan prasasti oleh Mendikbud, Gubernur Sumut dan Bupati Deli Serdang. (1)

  • Bangunan


Lantai 1

Pengunjung akan disajikan informasi tentang zaman pra-sejarah, yakni sejarah Deli Serdang, sejarah Kesultanan Melayu Deli dan Serdang.

Selain itu, di lantai pertama ini juga disuguhkan cerita seputar perjuangan dan perang yang pernah terjadi di Deli Serdang.

Di lantai satu menuju lantai dua, pengunjung akan menemukan kisah tentang putri hijau.

Lantai 2

Pengunjung dapat menyaksikan berbagai koleksi Kesultanan Serdang, seperti pakaian, alat musik, perlengkapan rumah tangga hingga prasasti di masa itu.

Lantai 3

Di lantai ini, pengunjung dapat melihat beragam koleksi ketika masa setelah kemeredekaan. (2)

Baca: Museum Gentala Arasy

Baca: Museum Sabang

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Museum Deli Serdang
Pembangunan 2001
Bangunan Baru Berdiri 2016
Peresmian 8 September 2018
Diresmikan Mendikbud Muhadjir Effendy, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi
Alamat Jalan Negara, Petapahan Kawasan Olahraga, Seni dan Budaya, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatra Utara








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk

    Insiden kecelakaan terjadi di KM 91 Tol Cipularang,
  • Update Kasus Rachel Vennya, Polda

    Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad)
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved