Fitur Baru Pedulilindungi untuk WNA dan WNI Dapatkan Vaksin di Luar Negeri, Begini Cara Daftarnya

Bagi WNA dan WNI yang ingin mendaftar ke aplikasi PeduliLindungi, bisa mengakses laman vaksinln.dto.kemkes.go.id


zoom-inlihat foto
1-Scan.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Pengunjung melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki Margo City Mall, Rabu (18/8/2021)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah meluncurkan fitur baru dalam aplikasi PeduliLindungi, untuk mengakomodasi Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan vaksin Covid-19 di luar negeri.

Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Setiaji menjelaskan, fitur ini bertujuan untuk mempermudah WNA dan WNI yang mendapat vaksin Covid-19 di luar negeri dengan mengakses aplikasi PeduliLindungi.

Selama ini, aplikasi PeduliLindungi hanya bisa memuat sertifikat vaksin yang tersedia di Indonesia.

Terlebih, aplikasi PeduliLindungi menjadi syarat masuk di sebagian besar tempat umum dan syarat perjalanan.

"WNI dan WNA bisa mengakses PeduliLindungi walaupun sertifikat vaksinnya bukan diperoleh di Indonesia, ini dalam rangka memudahkan verifikasi," kata Setiaji, Selasa (14/9/2021), dikutip dari Kompas.com.

Bagi WNA dan WNI yang ingin mendaftar ke aplikasi PeduliLindungi, bisa mengakses laman vaksinln.dto.kemkes.go.id, dengan mengajukan verifikasi terlebih dahulu.

Mereka akan diminta membuat akun dengan mengisi sejumlah data pribadi, mulai dari nama, alamat e-mail, nomor ponsel, nomor prefix negara (nomor awalan negara), dan password.

Kemudian, pengguna akan diminta log-in untuk memulai proses.

Fitur dalam aplikasi PeduliLindungi.
Fitur dalam aplikasi PeduliLindungi. (Google Play Kementerian Kominfo)

Setelah isi formulir yang mencakup data individu, foto identitas, data vaksinasi, dan foto kartu vaksinasil, data pendaftar akan diverifikasi.

Untuk WNI, verifikasi akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.

Bagi WNA akan dilakukan oleh kedutaan masing-masing negara asal.

"Hasilnya akan dikonfirmasi melalui e-mail yang sudah didaftarkan di website tersebut, kurang lebih maksimal tiga hari kerja," ujar Setiaji.

Baca: PeduliLindungi (Aplikasi)

Baca: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Berikut Daftar Aktivitas yang Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Setelah data selesai terverifikasi, WNI dan WNA bisa mengunduh aplikasi PeduliLindungi.

Kemudian, masuk ke akun PeduliLindungi dengan mengisi e-mail atau nomor telepon.

Selanjutnya, ikuti langkah berikutnya termasuk izin akses aplikasi dan isi data yang diminta aplikasi PeduliLindungi.

Sertifikat bisa dicek lewat menu "akun > sertifikat vaksin > klik nama pengguna.

Nantinya, kartu sertifikat vaksinasi non-Indonesia (VNI) akan muncul desain yang berbeda dengan sertifikat vaksin masyarakat yang mendapat vaksin di Indonesia.

Desainnya hanya menampilkan nama, nomor paspor atau NIK, informasi dosis 1 dan 2, dan deklrasai bahwa data yang dikirim benar sesuai masukan data yang diajukan peserta.

WNA dan WNI yang mendapat vaksin Covid-19 di luar negeri, bisa menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke sejumlah tempat umum, atau ketika menggunakan transportasi umum.

"Nah kemudian setelah itu, bisa menggunakan PeduliLindungi dan menggunakan scan barcode di berbagai tempat aktivitas masyarakat seperti mal kemudian penerbangan dan sebagainya," ungkap Setiaji.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR PEDULILINDUNGI DI SINI











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved