Beredar Isu Perpecahan Internal Taliban, Mullah Baradar Dikabarkan Tewas dalam Baku Tembak

Muncul isu bahwa wakil perdana menteri Afghanistan yang ditunjuk Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, tewas dalam baku tembak dengan pesaingnya


zoom-inlihat foto
Pejuang-Taliban-berjaga-di-luar-bandara-di-Kabul-pada-31-Agustus-2021.jpg
Wakil KOHSAR / AFP
Pejuang Taliban berjaga di luar bandara di Kabul pada 31 Agustus 2021, setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu untuk mengakhiri perang 20 tahun yang brutal -- perang yang dimulai dan diakhiri dengan kekuasaan kelompok Islam garis keras.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beredar rumor yang menyebutkan adanya perpecahan internal Taliban selang sebulan setelah kelompok tersebut menduduki Kabul pada 15 Agustus.

Bahkan, muncul isu bahwa wakil perdana menteri Afghanistan yang ditunjuk Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, tewas dalam baku tembak dengan pesaingnya.

Sementara, Juru Bicara Taliban Suhail Shaheen menyebut bahwa Baradar masih hidup.

Secara tegas, dirinya menampik kabar bahwa Suhail Shaheen terluka atau tewas dalam baku tembak.

"Dia mengatakan itu bohong dan sama sekali tidak berdasar," kata Shaheen dalam unggahan di Twitter, sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (14/9/2021).

Taliban kemudian merilis rekaman video yang menunjukkan Baradar ada dalam pertemuan di kota selatan Kandahar.

Pejuang Taliban berkumpul di sepanjang jalan selama rapat umum di Kabul pada 31 Agustus 2021 saat mereka merayakan setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu untuk mengakhiri perang 20 tahun yang brutal - perang yang dimulai dan diakhiri dengan kelompok Islam garis keras di kekuasaan.
Pejuang Taliban berkumpul di sepanjang jalan selama rapat umum di Kabul pada 31 Agustus 2021 saat mereka merayakan setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu untuk mengakhiri perang 20 tahun yang brutal - perang yang dimulai dan diakhiri dengan kelompok Islam garis keras di kekuasaan. (Hoshang Hashimi / AFP)

Pernyataan tersebut disampaikan Shaheen menyusul rumor bahwa para pendukung Baradar bentrok dengan pendukung Sirajuddin Haqqani.

Sirajuddin Haqqani adalah pemimpin jaringan Haqqani yang berbasis di dekat perbatasan dengan Pakistan.

Kelompok tersebut banyak dituding bertanggung jawab atas beberapa serangan bunuh diri di Afghanistan.

Baca: Pakai Burka dan Mengaku Taat, Puluhan Pasukan SAS Inggris Tipu Taliban untuk Melarikan Diri

Baca: Percakapan Telepon Joe Biden dan Ashraf Ghani Sebelum Afghanistan Direbut Taliban, Akan Beri Bantuan

Kabar tersebut mengikuti spekulasi tentang kemungkinan persaingan antara komandan militer seperti Haqqani dan pemimpin biro politik Taliban seperti Baradar.

Taliban sendiri berulang kali membantah rumor tentang perpecahan internal.

Di sisi lain, Baradar tidak terlihat di depan umum selama beberapa hari terakhir.

Dirinya tak menampakkan diri ketika sejumlah menteri Afghanistan yang ditunjuk Taliban bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani di Kabul pada Minggu (12/9/2021).

Sementara itu, pemimpin tertinggi Taliban Mullah Haibatullah Akhundzada juga tidak pernah muncul di depan umum sejak kelompok tersebut pada 15 Agustus.

Hanya saja, Akhundzada sempat menyampaikan pernyataan publik ketika pemerintahan baru Afghanistan dibentuk pekan lalu.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR AFGHANISTAN DI SINI











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved