Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - PSIR Rembang adalah klub sepak bola yang berbasis di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
PSIR Rembang berdiri pada tahun 1970.
Stadion Krida Rembang yang memiliki kapasitas 15.000 penonton merupakan markas dari PSIR Rembang untuk menjamu tamunya di Liga Indonesia.
Laskar Dampo Awang merupakan julukan dari tim PSIR Rembang.
Sejak musim 2019, PSIR Rembang berkompetisi di Liga 3 Indonesia. (1)
Baca: Persik Kendal
Baca: Persikota Tangerang
Sejarah Berdiri #
PSIR Rembang berdiri pada tahun 1950 yang didasari oleh gagasan para pemain dan pengurus klub-klub lokal Rembang yang ada pada waktu itu.
Klub-klub tersebut antara lain PS MAESA Tawang Sari Rembang, PS Cahaya Muda Pandean dan PS Garuda Sumberjo Rembang.
Berkat gagasan tersebut pada tahun 1970 barulah lahir klub PSIR Rembang, yang menjadi perwakilan Kabupaten Rembang.
Akan tetapi sampai dengan tahun 1975 prestasi PSIR Rembang hanya sampai di tingkat karesidenan saja.
Baru pada musim 1989/1990 PSIR dapat meraih gelar juara divisi II nasional perserikatan sekaligus mendapatkan tiket promosi ke divisi I perserikatan musim 1990/1991. (1)
Baca: Persijap Jepara
Perjalanan Kompetisi #
Setelah hanya berkompetisi ditingkat karesidenan pada awal dibentuk, PSIR pada musim 1989/1990 berhasil menjadi juara divisi II nasional.
PSIR Rembang kemudian berkompetisi di Divisi I dan berhasil promosi ke Divisi Utama pada musim 1993/1994, yang merupakan kasta tertinggi era perserikatan.
Pada musim tersebutlah prestasi terbaik yang pernah dicapai oleh PSIR dengan bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Laskar Dampo Awang mampu finis diperingkat 4 grup timur dan meraih tiket babak 8 besar yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Capaian tersebut membuat para pendukung dan masyarakat PSIR bergembira dengan menggelar pawai dan merayakan keberhasilan PSIR lolos ke babak 8 besar perserikatan.
Namun, Laskar Dampo Awang gagal melaju ke babak semifinal setelah hanya meraih 1 kemenangan melawan Persiraja dan 2 laga lain berakhir dengan kekalahan.
Setelah itu prestadi PSIR Rembang mengalami penurunan prestasi akibat keterbatasan finansial dan tidak mampu bersaing dengan klub-klub lain, PSIR pada akhirnya harus terdegradasi.
Laskar Dampo Awang kemudian lebih sering absen mengikuti kompetisi, pada tahun 1995 hingga 2001, PSIR hanya berkiprah satu musim saja di Divisi I musim kompetisi 1996/1997.
Kemudian PSIR mulai bangkit dan berhasil tiga kali promosi secara beruntun selama tiga musim dan membuat PSIR berkompetisi di Divisi Utama.
PSIR Rembang juga pernah berkompetisi di IPL pada musim 2014 namun kembali berkompetisi di kasta kedua Liga Indonesia pada musim berikutnya.
Klub kebanggaan masyarakat rembang tersebut pada musim 2018 harus menerima kenyataan terdegradasi ke Liga 3 pada musim 2018, setelah hanya menempati peringkat 11 dari 12 peserta di grup barat. (1) (2)
Baca: Persekat Kabupaten Tegal
Julukan #
Dampo Awang adalah seorang musafir dari negeri China yang merupakan nahkoda kapal Laksamana Cheng Ho.
Saat menjelajahi lautan, ia singgah di pesisir Pulau Jawa.
Dampo Awang kemudian mendengar tentang kesaktian Sunan Bonang dan bertekad untuk menjajal kemampuan Sunan Bonang.
Pertarungan kemudian terjadi antara Sunan Bonang dengan Dampo Awang dan dimenangkan oleh Sunan Bonang.
Akibat pertarungan tersebut jangkarnya terdampar di Rembang, tepatnya di Pantai Kartini setelah kapal armada Dampo Awag hancur berantakan.
Hal tersebutlah yang membuat PSIR Rembang memiliki julukan Laskar Dampo Awang. (1) (3)
Baca: Persiharjo Sukoharjo
Prestasi #
Juara Divisi Tiga Liga Indonesia 2005
Juara Divisi Dua Liga Indonesia 2006
Promosi ke Divisi Utama Liga Indonesia 2008–09
Promosi ke Liga Prima Indonesia 2013 (1)
(Tribunnewswiki.com/Khairul)
| Info Pribadi |
|---|
| Nama | PSIR Rembang |
|---|
| Berdiri | 1970 |
|---|
| Julukan | Laskar Dempo Awang |
|---|
| Kandang | Stadion Krida, Rembang |
|---|
Sumber :
1. id.wikipedia.org
2. fandom.id
3. travel.kompas.com