Vihara Gunung Timur

Vihara Gunung Timur merupakan salah satu destinasi wisata religi yang ada di Kota Medan. Vihara ini sudah berdiri sejak tahun 1930. Terdapat dua ajaran berbeda di tempat ini yaitu Konghucu dan Buddha.


zoom-inlihat foto
Halaman-Vihara-Gunung-Timur.jpg
Wikipedia / Pratyeka
Vihara Gunung Timur, Medan, Sumatera Utara.

Vihara Gunung Timur merupakan salah satu destinasi wisata religi yang ada di Kota Medan. Vihara ini sudah berdiri sejak tahun 1930. Terdapat dua ajaran berbeda di tempat ini yaitu Konghucu dan Buddha.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COMVihara Gunung Timur merupakan salah satu destinasi wisata religi yang ada di Kota Medan.

Vihara Gunung Timur adalah sebuah Kelenteng Tionghoa terbesar di Kota Medan bahkan di Pulau Sumatera.

Tempat yang menjadi rumah ibadah umat Budha ini berlokasi di Jalan Hang Tuah No.16, Madras Hulu, Medan Polonia, Medan.

Vihara Gunung Timur dapat ditemukan di sisi Sungai Deli dan sekitar 500 meter dari Kuil Shri Mariamman.

Kelenteng ini sudah berdiri selama 91 tahun, tepatnya pada tahun 1930. (1)

Koko Aci sebagai Administrasi Vihara Gunung Timur (kelenteng) saat sedang sembahyang.
Koko Aci sebagai Administrasi Vihara Gunung Timur (kelenteng) saat sedang sembahyang. (Tribun Medan/Aqmarul Akhyar)

Baca: Vihara Seribu Patung

  • Daya Tarik


Vihara Gunung Timur berdiri di atas lahan sekitar 5.000 meter kubik.

Bangunan kelenteng ini diusung dengan gaya arsitektur China dan salah satu bangunan tua di Kota Medan.

Awalnya kelenteng ini sangat sederhana, hanya dibangun dengan kayu dan atapnya dari rumbia.

Namun, akhirnya kelenteng ini diperbarui dan direnovasi secara permanen berkat donasi dari para donatur.

Kini, luas tanahnya bertambah dan halaman kelenteng ini bisa menampung ratusan kendaraan mobil.

Vihara ini menghadap ke Sungai Babura yang diyakini akan memberikan kemakmuran.

Vihara yang sudah dibangun sejak tahun 1930-an ini sangat ramai dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Terdapat patung naga yang saling berhadapan pada bagian atas vihara.

Selain itu, juga terdapat berbagai macam arca yang menyimbolkan agama Budha.

Di antaranya altar Buddha, Buddha Maitreya, dan Dewi Kwan Im.

Pada bagian kanan terdapat altar Toa Pek Kong dan Thay Shuei.

Bahkan terdapat arca Thien Kou (Anjing Langit) dan Pek Ho Kong (Harimau Putih) yang mengawal Tho Te Kong (Dewa Tanah).

Selain dapat belajar sejarah dari tempat ini, wisatawan juga dapat menyaksikan para umat Buddha berada secara langsung di tempat ini.

Vihara ini juga dipakai untuk acara ritual seperti perayaan Imlek, perayaan Angry Ghost dan perayaan hari ulang tahun Sidharta Gautama.

Hal yang menarik dari vihara ini juga terdapat dua ajaran yang berbeda, sehingga wisatawan dapat mengetahui bagaimana tata cara ibadah umat Konghucu dan umat Buddha.

Ruang ibadah umaat Konghucu ada di ruangan pertama.

Di ruangan itu terdapat banyak patung hewan, seperti anjing, ayam dan lainnya.

Kemudian, untuk masuk ke ruang ibadah umat Buddha, wisatawan harus melepas alas kaku.

Sat berkeliling vihara, wisatawan dapat melihat berbagai wajah dewa dan altar persembahan.

Dinding yang ada di vihara ini dihiasi warna perak, emas, kuning, putih dan biru langit.

Pada bagian luar bihara, di salah satu halaman nomor 19, wisatawan dapat mendengar alunan musik yang memutarkan irama chants Buddha.

Bahkan, jika beruntung, wisatawan dapat bertemu seorang seniman tua yang akan menyanyikan lagu Mandarin di depan pintu masuk vihara ini. (2)(3)

Pintu masuk utama di Vihara Gunung Timur, Medan, Sumatera Utara.
Pintu masuk utama di Vihara Gunung Timur, Medan, Sumatera Utara. (Wikipedia / Pratyeka)

Baca: Vihara Buddhagaya Watugong

Wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini bisa datang pada pagi atau siang hari.

Vihara ini dibuka setiap hari pada pukul 07.00 hingga pukul 17.00 WIB, namun pada akhir pekan dan hari besar, vihara ini lebih ramai untuk beribadah.

Vihara ini berada 500 meter dari Kuil Sri Mariamman dan dekat dengan Sungai Babura.

Jika dari Kantor Gubernur Sumatera Utara, jarak menuju vihara ini hanya 100 meter saja.

Kemudian, dari jalan utama Hang Tuah, masuk ke jalan kecil.

Wisatawan yang berkungjung ke sini tidak dipungut biaya tiket masuk atau gratis. (2)(3)

Baca: Rumah Tjong A Fie

Baca: Merdeka Walk Medan

(TribunnewsWiki.com/Atika)



Nama wisata Vihara Gunung Timur
Alamat Jalan Hang Tuah No.16, Madras Hulu, Medan Polonia, Medan, Sumatra Utara
Afiliasi agama Taoisme (Konghucu), Buddha
Luas 5.000 meter persegi
Provinsi Sumatera Utara
Gaya arsitektur Tionghoa
Dibangun 1930


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. medan.tribunnews.com
3. blog.tiket.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved