Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Swab antigen merupakan jenis tes yang sama dengan rapid test.
Di namakan swab karena teknik pengambilan sampelnya dengan cara mengusap area dalam hidung dan disebut rapid lantaran hasil pemeriksaannya cepat.
Swab antigen atau rapid test bekerja dengan cara mendeteksi virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh.
Swab antigen juga digunakan untuk mendeteksi keberadaan antigen virus corona. (1)
Cara Kerja #
Swab antigen bekerja dengan cara mendeteksi protein spesifik dari virus corona penyebab COVID-19 yang bernama SARS-CoV-2.
Baca: Vaksin Pfizer
Antigen ialah zat yang dapat memicu imun dalam tubuh.
Zat tersebut berupa polisakarida, protein, dan lain-lain.
Saat seseorang terinfeski virus, secara alami tubuhnya akan merespons dengan mengluarkan protein spesifik tertentu.
Virus penyebab COVID-19 memiliki antigen yang sudah bisa dikenali, seperti spike glikoprotein dan nukleokapsid fosfoprotein.
Dengan menggunakaan swab, antigen di dalam tubuh itu akan terlihat dan dapat diketahui apakah orang itu terinfeksi virus atau tidak.
Metode #
Pengambilan sampel cairan pada swab antigen diambil dari lendir pernapasan dari hidung atau bagian tenggorokan di belakang hidung.
Baca: Covid-19 Varian Lambda
Saat pengambilan sampel tersebut dibantu dengan alat atau cotton bud panjang.
Sampel yang sudah didapat ditempatkan di larutan khusus untuk melihat ada atau tidaknya antigen virus corona.
Hasil #
Hasil dari sab antigen dapat diketahui dengan cepat dan hanya memakan waktu 15 menit hingga setengah jam saja.
Akurasi #
Swab antigen memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi.
Namun jika kadar virus corona di dalam tubuh rendah akan menghasilkan tes negatif.
Baca: Vaksin Moderna
Untuk menjaga tingkat keakurasian tes tersebut, sebaiknya melakukan swab antigen di awal gejala COVID-19 muncul.
Hal itu dikarenakan jumlah virus dalam tubuh cukup tinggi. (2)
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)
Baca lengkap soal vaskin COVID-19 di sini
| Nama | Swab antigen |
|---|
| Fungsi | Mendeteksi virus corona dalam tubuh |
|---|
Sumber :
1. www.suara.com
2. health.kompas.com