Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM- Jabir bin Abdullah adalah salah satu sahabat Rasulullah saw.
Jabir merupakan pria yang sangat gigih mengejar ilmu.
Jabir lahir di Madinah pada 15 tahun sebelum Rasulullah melakukan Hijrah.
Namanya dijuluki Abu Abdillah Al Ansori atau ahli fiqih dan mufti Madinah. (1)
Baca: Nabi Musa
Kehidupan Pribadi #
Jabir bin Abdullah berasal dari keluarga miskin di suku Khazraj.
Abdullah Amr Al Anshar Radhiyallahu Anhu adalah ayah Jabir, yang meti syahid pada saat perang Uhud.
Selain itu, Abdullah Amr Al Anshar Radhiyallahu Anhu juga salah satu sahabat Nabi yang dikaruniai umur panjang oleh Allah hingga dapat melihat kehidupan cucu Rasulullah yaitu Muhammad bin Ali Radhiyallahu Anhu. (1)
Baca: Madyan
Jabir Menjual Untanya ke Rasulullah SAW #
Pada Awalnya, Jabir bin Abdullah adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang sering dijadikan rujukan para penimba ilmu.
Selain itu, ia juga memiliki banyak kisah inspiratif bersama Rasulullah SAW.
Kisah jabir menjaul unta kepada Rasulullah saw berkaitan dengan sifat dermawan Rasulullah saw kepada sahabatnya.
Diriwayatkan saat Rasulullah bersama sahabatnya kembali dari pertempuran Thatur-Riqaa dekat Najd.
Jabir mengendarai seekor unta yang lemah bersama para rombongan.
Saat teman-teman yang lain bisa berjalan lancar dengan kuda atau untanya, Jabir pun tertinggal di barisan paling belakang hingga Rasulullah menyusulnya.
Beliau bersabda “Apa yang terjadi padamu wahai Jabir ?” Lalu ia menjawab, “Wahai Rasulullah, untaku sangat lambat sehingga saya tertinggal.”
Setelah itu Rasulullah berkata, “Beri aku tongkat dan pegang tungganganmu.”
Rasulullah kemudian memukul unta tersebut dengan ringan dan setelah itu unta tersebut melompat dan berjalan seolah memiliki tenaga baru kembali.
Dengan cepat Jabir mencapai barisan depan rombongan.
Pada saat itu, unta Jabir ditawar Rasulullah SAW.
Namun, Jabir menolak secara halus dan akan menghadiahkan untanya kepada Rasulullah saja.
Rasulullah saw ingin Jabir menjual unta itu kepadanya.
Setelah mendengarkan itu, Jabir langsung berkata “Kalau begitu, hargailah untaku.”
Nabi pun langsung berkata, “Bagaimana kalau 1 dirham ?”
Jabir berkata, “Tidak wahai Rasulullah, apakah Anda memberi saya harga yang lebih sedikit dari nilainya?”
Rasulullah kembali menawar, “Kalau begitu 2 dirham?” Tapi Jabir tetap menolak.
Rasulullah saw tetap terus menaikan harganya hingga 1 uqiyah atau setara 40 dirham.
Mendengar itu, Jabir langsung bertanya “Wahai Rasulullah, apakah engkau ridha dengan harga itu ?” Beliau lantas menjawab “Iya.”
Lalu Jabir berkata, “Kalau begitu, unta ini menjadi milikmu.”
Jabir lalu berkata, “Aku memiliki hutang kepada seseorang sebesar 1 uqiyah, jadi aku menjualnya kepadamu dan membayar hutangku.”
Setelah itu, Rasulullah SAW menjulurkan tangan sebagai tanda perjanjian jual beli.
Namun, Jabir memiliki satu permintaan kepada Rasulullah saw, yaitu ia ingin mengendarai untanya sampai ke Madinah sebelum diserahkan kepada Rasulullah SAW.
Pada akhirnya, Rasulullah saw mengizinkan permintaan tersebut. (1)
Baca: Husain bin Ali bin Abi Thalib
(Tribunnewswiki.com/ Husna)
| Info Pribadi |
|---|
| Tempat lahir | Madinah |
|---|
| Tokoh | Sahabat Rasulullah SAW sebagai ahli hadist |
|---|
| Ayah | Abdullah Amr Al Anshar Radhiyallahu Anhu |
|---|