Film - Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji (2009)

Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji merupakan sebuah film tentang perjalanan kesusastraan Melayu.


zoom-inlihat foto
mata-pena-mata-hati-raja-ali.jpg
youtube.com
Film Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji

Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji merupakan sebuah film tentang perjalanan kesusastraan Melayu.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji adalah film perjalanan kesusastraan Melayu Raja Ali Haji.

Film ini dirilis pada 2 Mei 2009 dengan disutradarai oleh Gunawan Paggaru dan dibintangi oleh Alex Komang, Henidar Amroe, Cok Simbara, Al azhar, Andi Anhar Chalid, dan Teja Alhabd.(1)

Film ini mengisahkan kepada masyarakat Indonesia bahwa Raja Ali Haji adalah tokoh penting dalam perjalanan kesusastraan Melayu dengan karya terkenalnya “Gurindam Dua Belas″ dan berbagai karya sastra lainnya.

Baca: Film - Fatherhood (2021)

  • Sinopsis #


Diawali perjalanan seorang penulis bernama Devina ke beberapa pulau di Kepulauan Riau seperti Daik Lingga, Batam, serta Pulau Penyengat.(1)

Tujuannya yaitu hanya ingin mengetahui lebih banyak mengenai perkembangan sejarah Melayu, karena Informasi mengenai perkembangan sejarah Melayu diketahuinya dari buku berjudul Tuhfat Al Nafis yang diberikan temannya bernama Lis.

Baca: Syamsi Ali

Akhirnya Devina mengetahui kisah perang di Teluk Ketapang yang mengakibatkan gugurnya Raja Haji Fisabilillah, sehingga tahta kebesaran Melayu diteruskan kepada putrinya yakni Engku Putri Raja Hamidah.

Digambarkan tokoh Engku Putri, sosok pemegang regalia tahta kebesaran Melayu, yang tidak bisa menerima rakyatnya diperlakukan semena-mena oleh penjajah Belanda dan Inggris.(2)

Dia pun mulai melawan penjajah dan puncak kekesalannya saat Belanda merebut paksa pusaka kerajaan yang mengakibatkan Engku Putri mangkat.

Perjuangannya tersebut akhirnya dilanjutkan kemenakannya bernama Raja Ali Haji.

Namun, upaya Raja Ali Haji melawan Belanda bukan dengan cara kasar, Dia menyerahkan sepenuhnya kepada penguasa alam yakni Allah Maha Besar dan juga melalui tulisan-tulisan.

Dia adalah seorang pujangga di bidang agama, sosial, politik, dan sastra “Gurindam Dua Belas” yang berisi kaidah bahasa Melayu yang menjadi cikal bakal bahasa Indonesia.

Baca: Film - After The Rain (2018)

Lewat buku Tuhfat al-Nafis karya Raja Ali Haji, Devina menemukan banyak misteri masa lalu yang menyelimuti Pulau Penyengat, pulau yang dahulu menjadi mahar perkawinan Sultan Mahmudsyah untuk Engku Putri Raja Hamidah.(1)

  • Pemeran #


- Alex Komang sebagai Raja Ali Haji pujangga, sastrawan dan sejarawan Melayu

- Reiner Manopo sebagai Raja Ali Haji remaja

- Muhammad Yasid sebagai Raja Ali Haji kecil

- Henidar Amroe sebagai Engku Putri Raja Hamidah, puteri Raja Haji Fisabilillah, kakanda Raja Ja'far dan Raja Ahmad, dan permaisuri Sultan Mahmudsyah

Baca: Film - The Protege (2021)

- Cok Simbara sebagai Sultan Mahmudsyah Sultan Johor ke 16

- Al azhar sebagai Raja Ahmad, ayahanda Raja Ali Haji

- Teja Alhabd sebagai Raja Ja'far Yang Dipertuan Muda Riau VI, kakanda Raja Ahmad

- Andi Anhar Chalid sebagai Raja Haji Fisabilillah Yang Dipertuan Muda Riau IV, Marhum Teluk Ketapang, ayahanda Raja Ja'far dan raja Ahmad

- Raja Malik Hafrizal sebagai Raja Ali bin Daeng Kemboja Yang Dipertuan Muda Riau V

- Helmy Jagar sebagai Abdullah

- Raja Abdulrahman sebagai H. Ibrahim

- Jefri sebagai Tengku Long Husin, putra pertama Sultan Mahmudsyah, Sultan Johor-Singapura ke-18

- W.D. Guntoro sebagai Tengku Abdul Rahman. putra kedua Sultan Mahmudsyah, Sultan Johor-Pahang ke-16 (1811–1819), kemudian menjadi Sultan Riau-Lingga I (1811–1832). (1) (TribunnewsWiki.com/Mirta)

  • Trailer #


Berikut ini trailer film Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji:

(TribunnewsWiki.com/Mirta)



Judul Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji
Genre Sejarah, Kesusastraan
Bahasa Film Bisu
Durasi 95 menit
   


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. filmindonesia.or.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved