Saat hendak melahap makanan tersebut, anak itu mendapati hal yang janggal dari wafer tersebut.
Dia pun kemudian memecahkan isi wafer tersebut di bagian tengahnya.
Saat wafer itu sudah terurai, hal tak terduga pun terjadi, yakni wafer tersebut berisi benda-benda berbahaya.
Saat Yasin membuka tiga bungkus wafer yang didapat anaknya dari pemberian orang yang tidak dikenal, ia menemukan pecahan silet/cutter dan paku kecil yang berada di dalam wafer tersebut.
Dikatakan Heri Supadmo, bocah tersebut menerima kemasan wafer berwarna oranye dalam keadaan utuh.
"Kemasannya (wafer) masih utuh ketika anak-anak itu menerima," ujar Heri.
"Yang membuka kemasan anak-anak itu," tuturnya.
Heri berujar, ada dua anak yang menerima wafer berisi benda berbahaya tersebut, masing-masing berumur 3 tahun dan 9 tahun.
Anak-anak tersebut mengadu kepada orangtuanya bahwa saat tengah bermain, mereka didatangi seseorang tidak dikenal menyebarkan wafer.
Baca: Pria Pemberi Wafer Isi Silet kepada Anak-anak di Jember Tertangkap
Baca: Hassan Rouhani
(TribunnewsWiki.com/Rest)