Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bata merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri ritel dan manufaktur.
Banyak orang yang masih mengira sepatu Bata merupakan produk asal Indonesia.
Namun, sebenarnya Bata atau T&A Bata Shoe Company ini didirikan oleh Tomas Bat’a.
Perusahaan ini adalah milik keluarga yang beroperasi di empat unit bisnis, yaitu Bata Eropa, Bata Asia Pasifik-Afrika, Bata Amerika Latin, dan Bata Amerika Utara.
Produk perusahaan ini sudah ada di lebih dari 50 negara dan juga mempunyai fasilitas produksi di 26 negara. (1)
Baca: Abdulrachman Saleh
Sejarah Hingga Masuk ke Indonesia #
Pada tahun 1984, tepatnya tanggal 24 Agustus, Antonin Bat’a membangun dan mendaftarkan perushaan ini di kota Zlin, Ceko.
Bata dibentuk oleh Tomas Bat’a bersama dengan dua saudaranya yaitu Anna dan Antonin Bat’a yang berasal dari Cekoslowakia.
Bersama dengan saudaranya, Tomas Bat’a, ia memulai usahanya dengan modal awal $350.
Bisnis yang mereka jalankan, awalnya tidak berjalan dengan mulus.
Lalu, selama 6 bulan, Tomas Bat’a mempelajari permesinan dan manajemen sepatu di New England, Amerika Serikat .
Bata mendapat orderan sepatu tentara Austro – Hongaria pada Perang Dunia I di Eropa.
Sebanyak 50.000 pasang sepatu berhasil mereka produksi sepanjang peperangan tersebut..
Usaha yang mereka dirikan, akhirnya berkembang di beberapa negara, seperti Perancis, Swiss, Inggris, Belanda, dan Kanada, selepas Perang Dunia yang pertama.
Melalui hal itu, Bata akhirnya memiliki Batavillage yang berada di Ceko, sebuah lokasi di mana pabrik Bata dan tenaga kerjanya beroperasi.
Masuk ke Indonesia
Lalu, pada tahun 1939, toko sepatu Bata pertama kali beroperasi di Indonesia.
Bata masuk ke Indonesia sejak 1931 mealui jalur impor yang didatangkan dari Singapura.
Pengimpornya yaitu perusahaan penyalur sepatu NV Nederlandsch-Indische di daerah pergudangan Tanjung Priok
Toko sepatu Bata di Indonesia berpoperasi di Kalibata, Jakarta Selatan dan di Medan, Sumatera Utara.
Banyak orang yang mengira bahwa nama toko sepatu Bata berasal dari nama Kalibata.
Kedua pabrik tersebut telah memproduksi sebanyak 7 juta pasang sepatu setiap tahunnya, terdiri dari 400 pasang mode sepatu, yaitu sepatu sandal, dibuat dari kulit, karet, maupun plastik.
Pada 1 Januari 1978, izin dagang Bata berubah menjadi perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), setelah sebelumnya dilarang menjual langsung ke pasar, karena merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA).
Lalu, perseroan mengambil langkah strategis dengan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Maret 1982, melalui mekanisme initial public offering (IPO).
Pada saat itu, Bata mengeluarkan 1,2 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham.
Masa kejayaan Bata berada pada tahun 1980-an, karena pada saat itu sepatu ini tersebar luas ke seluruh Indonesia.
Hampir seluruh orang yang besar di tahun itu pernah mencoba sepatu ini, karena tercatat sebesar 90 persen bahan baku dipasok dari dalam negeri.
Perusahaan Bata yang didirikan oleh Tomas Bat’a ini berusaha untuk tetap bertahan dan menjadi prduk yang memiliki kualitas bagus di Indonesia.
Strategi dengan mementingkan kualitas dan harga yang terjangkau ini, berhasil membuat perusahaan modal asing tersebut tidak jatuh diterpa krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1997-1998.
Di tahun 2008, Pabrik dan pusat distribusi Bata yang awalnya berada di Kalibata, akhirnya dipindahkan ke Purwakarta. (2)
Baca: Soerjadi Soedirdja
Strategi bertahan di tengah pandemi #
Untuk tetap dapat bertahan, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini, Bata berfokus pada layanan digital.
Hal tersebut dilakukan untuk menutupi penurunan penjualan akibat pademi.
Bata menggerakkan empat penggerk bisnis utama yang dilakukan pada tahun 2021, yaitu penjualan melalui online shop melalui website sepatu Bata dan eCommerce.
Selain itu, juga menggerakkan ChatShop, di mana customer dapat memesan melalui Whatsapp dan bisa mendapatkan personalize service.
Bata juga memberikan reward kepada pelanggan, khususnya pelanggan baru dan juga social media engagemenet. (3)
Baca: Kemenkes Izinkan Ibu Hamil Mendapatkan Vaksin Covid-19 Mulai 2 Agustus 2021, Ini Syaratnya
Baca: Grab Didukung 23 Merek Favorit Nasional Rilis Kampanye BERSATU, Galang Bantuan Penanganan Covid-19
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ATIKA)
| Nama Perusahaan | T&A Bata Shoe Company |
|---|
| Pendiri | Tomas Bat'a |
|---|
| Anggota | PT Sepatu Bata Tbk (BATA) |
|---|
| Produk | Sepatu kulit dan sandal, sepatu berbahan kain kanvas dan sepatu olahraga. |
|---|
Sumber :
1. www.goodnewsfromindonesia.id
2. id.wikipedia.org
3. www.goodnewsfromindonesia.id