Kota Magelang

Kota Magelang mengawali sejarahnya sebagai desa perdikan Mantyasih, yang saat ini dikenal dengan Kampung Meteseh di Kelurahan Magelang.


zoom-inlihat foto
Silancur-Highland.jpg
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA
Pemandangan di sekitar objek wisata Silancur Highland, Magelang.

Kota Magelang mengawali sejarahnya sebagai desa perdikan Mantyasih, yang saat ini dikenal dengan Kampung Meteseh di Kelurahan Magelang.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kota Magelang adalah salah satu kota di provinsi Jawa Tengah.

Kota Magelang mengawali sejarahnya sebagai desa perdikan Mantyasih, yang saat ini dikenal dengan Kampung Meteseh di Kelurahan Magelang.

Di kampung Meteseh saat ini terdapat sebuah lumpang batu yang diyakini sebagai tempat upacara penetapan Sima atau Perdikan.

Gunung Telomoyo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang dengan ruten yang menantang dan pemandangan yang indah.
Gunung Telomoyo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang dengan ruten yang menantang dan pemandangan yang indah. (Tribunjogja/ Rendika Ferri)

Baca: Kota Pekalongan

  • Sejarah


Dalam Prasasti Mantyasih berisi antara lain, penyebutan nama Raja Rake Watukura Dyah Balitung, serta penyebutan angka 829 Çaka bulan Çaitra tanggal 11 Paro-Gelap Paringkelan Tungle, Pasaran Umanis hari Senais Sçara atau Sabtu, dengan kata lain Hari Sabtu Legi tanggal 11 April 907.

Dalam Prasasti ini disebut pula Desa Mantyasih yang ditetapkan oleh Sri Maharaja Rake Watukura Dyah Balitung sebagai Desa Perdikan atau daerah bebas pajak yang dipimpin oleh pejabat patih.

Juga disebut-sebut Gunung Susundara dan Wukir Sumbing yang kini dikenal dengan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Begitulah Magelang, yang kemudian berkembang menjadi kota selanjutnya menjadi ibu kota Karesidenan Kedu dan juga pernah menjadi ibu kota Kabupaten Magelang.

Setelah masa kemerdekaan kota ini menjadi kota praja dan kemudian kota madya dan di era Reformasi, sejalan dengan pemberian otonomi seluas-luasnya kepada daerah, sebutan kota madya ditiadakan dan diganti menjadi kota.

Ketika Inggris menguasai Magelang pada abad ke 18, dijadikanlah kota ini sebagai pusat pemerintahan setingkat Kabupaten dan diangkatlah Mas Ngabehi Danukromo sebagai Bupati pertama.

Bupati ini pulalah yang kemudian merintis berdirinya Kota Magelang dengan membangun Alun - alun, bangunan tempat tinggal Bupati serta sebuah masjid.

Dalam perkembangan selanjutnya dipilihlah Magelang sebagai Ibu kota Karesidenan Kedu pada tahun 1818.

Setelah pemerintah Inggris ditaklukkan oleh Belanda, kedudukan Magelang semakin kuat.

Oleh pemerintah Belanda, kota ini dijadikan pusat lalu lintas perekonomian.

Selain itu karena letaknya yang strategis, udaranya yang nyaman serta pemandangannya yang indah, Magelang kemudian dijadikan Kota Militer: Pemerintah Belanda terus melengkapi sarana dan prasarana perkotaan.

Menara air minum dibangun di tengah-tengah kota pada tahun 1918, perusahaan listrik mulai beroperasi tahun 1927, dan jalan-jalan arteri diperkeras dan diaspal.

Baca: Kota Salatiga

  • Geografi


Kota ini terletak di tengah kabupaten Magelang.

Karena memang dulunya Kota Magelang adalah ibu kota dari Kabupaten Magelang sebelum mendapat kebijakan untuk mengurus rumah tangga sendiri sebagai sebuah kota baru.

Kota Magelang memiliki posisi yang strategis, karena berada di jalur utama Semarang-Yogyakarta.

Kota Magelang berada di 15 km sebelah Utara Kota Mungkid, 75 km sebelah selatan Semarang, dan 43 km sebelah utara Yogyakarta.

Baca: Kota Tegal

  • Wisata


Wisata kuliner

Di Kota Magelang terdapat beberapa tempat jajan yang mempunyai kekhasan tersendiri, baik dari cita rasa makanan yang dihidangkan, maupun nilai historis yang dikandung di tempat tersebut.

Menelusuri tempat jajan di Kota Magelang, ada yang khusus buka di siang hari dan malam hari.

Taman Kiai Langgeng

Taman Kyai Langgeng terletak di Kota Magelang, Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Cempaka.

Merupakan satu-satunya taman di Kota Magelang dengan luas seluruhnya meliputi 28 hektare, letaknya sekitar 1 kilometer dari pusat kota ke arah selatan.

Taman wisata ini memiliki ratusan koleksi tanaman langka yang bisa dimanfaatkan sebagai objek penelitian, patung-patung Dinosaurus dalam ukuran asli, aneka fasilitas permainan, serta yang terbaru adalah prototipe pesawat terban

Pecinan & Pusat Belanja

Jalan Pemuda atau yang lebih dikenal dengan nama Pecinan sering disebut Malioboro-nya Magelang.

Pecinan ini merupakan pusat perbelanjaan sekaligus bisnis yang ada di Kota Magelang.

Di sisi kiri dan kanan jalan sepanjang 1,5 kilometer ini berdiri banyak toko dan minimarket serta restoran.

Alun-alun Kota Magelang

Alun-alun Kota dijadikan sebagai pusat Kota Magelang karena letaknya yang sangat strategis di tengah kota.

Banyak sekali kendaraan angkutan kota dengan berbagai jalur melewatinya.

Dari alun-alun ini orang dapat menjangkau Pecinan atau Jl. Pemuda.

Kawasan Pecinan merupakan salah satu kawasan pusat perdagangan di Kota Magelang, yang sudah ada sejak zaman pemerintah Kolonial Belanda.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Kota Magelang
Kabupaten Magelang
Provinsi Jawa Tengah
Luas 16,06 km2
Peresmian 11 April 907


Sumber :


1. www.magelangkota.go.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved