Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - K.H. Abdul Halim lahir di Majalengka, 26 Juni 1887.
K.H. Abdul Halim juga memiliki nama lain, yakni Abdul Halim Majalengka.
Nama tersebut sesuai dengan tempat lahirnya.
Abdul Halim terlahir dengan nama asli Otong Syatori.
Ia merupakan anak dari pasangan K.H. Muhammad Iskandar dan Hj. Siti Mutmainah.
Abdul Halim dikenal sebagai pahlawan dan tokoh pergerakan nasional.
Ia juga aktif sebagai tokoh organisasi Islam dan juga seorang ulama yang dikenal memiliki toleransi dalam menyikapi perbedaan antar ulama tradisional dan pembaharu.
Baca: M. Jusuf
Baca: Jusuf Hamka
Namun, perjuangannya tersebut terhenti pada 7 Mei 1962 lantaran ia tutup usia.
Pendidikan #
- Pesantren Lontang Jaya (Majalengka)
- Pesantren Bobos (Cirebon)
- Pesantren Ciwedus (Timbang)
Pergerakan Nasional #
Saat Jepang menduduki Indonesia, Abdul Halim diangkat menjadi Cuo Sangi In (dewan perwakilan).
Kemudian, pada bulan Mei 1945, ia diangkat sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Baca: Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
Baca: 17 AGUSTUS - Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
Saat menjabat di BPUPKI, ia mendapat tugas untuk menyiapkan segala sesuatu mengenai pembentukan negara.
Tak hanya itu, Abdul Halim juga pernah menjabat sebagai anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Daerah (PB KNID) Cirebon.
Abdul Halim juga aktif dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Penghargaan #
- Gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 041/TK/Tahun 2008 tanggal 6 November 2008 (1)
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)
Baca lengkap soal Dwikora di sini
| Nama | K.H. Abdul Halim |
|---|
| Tanggal lahir | 26 Juni 1887 |
|---|
| Pendidikan | Pesantren |
|---|
| Karier | Aktivis & Pahlawan Nasional |
|---|
| Meninggal dunia | 7 Mei 1962 |
|---|
| Kebangsaan | Indonesia |
|---|
Sumber :
1. id.wikipedia.org