Yuta Watanabe

Yuta Watanabe adalah atlet bulu tangkis asal Jepang.


zoom-inlihat foto
1-Yuta-Watanabe.jpg
Instagram/bwf.official
Profil Yuta Watanabe

Yuta Watanabe adalah atlet bulu tangkis asal Jepang.




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Yuta Watanabe adalah atlet bulu tangkis asal Jepang kelahiran 13 Juni 1997.

Ia merupakan atlet bulu tangkis yang diandalkan Jepang.

Yuta Watanabe memiliki spesialisasi pada nomor ganda putra.

Pria dengan tinggi badan 167 cm itu berada pada peringkat 4 dunia.

  • Karier #


Watanabe menunjukkan potensinya di dunia bulu tangkis dengan memenangi beberapa kejuaraan nasional saat ia masih duduk di sekolah dasar.

Pada 2014, Watanabe dipilih untuk bergabung dengan tim junior Jepang yang berlaga pada Kejuaraan Asia Junior.

Watanabe pun sukses membantu Jepang meraih medali perunggu pada nomor beregu campuran.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe berada di podium juara All England Open 2020.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe berada di podium juara All England Open 2020. (badmintonindonesia.org/PBSI)

Baca: Rio Waida

Baca: Hugo Milan

Setelah meraih pencapaian gemilang pada level junior, Yuta Watanabe kemudian memenangi turnamen senior pertamanya pada ajang Vietnam International Challenge.

Pada turnamen itu, Watanabe berhasil menjadi juara pada nomor ganda campuran berpasangan dengan Arisa Higashino.

Sementara itu, pada nomor ganda putra, Watanabe yang berpasangan dengan Kenya Mitsuhashi tampil sebagai runner-up.

Bersama Arisa Higashino, Yuta Watanabe sukses menembus final All England 2018 dan menjadi juara setelah mengalahkan unggulan kelima asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong melalui pertarungan rubber game.

Kemudian pada 2020, Yuta Watanabe kembali menjuarai All England nomor ganda putra.

Kali ini, ia berpasangan dengan Hiroyuki Endo.

Pada partai final All England 2020, Yuta Watanabe/Hiroyuki Endo berhasil mengalahkan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Kemenangan tersebut juga semakin menegaskan status duet Watanabe/Endo sebagai spesialis penakluk Kevin/Marcus.

Pasangan pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan meluapkan kegembiraan usai mengalahkan pebulu tangkis ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe pada babak perempat final Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019). Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke semifinal usai mengalahkan lawannya dengan skor 21-15, 9-21, 22-20.
Pasangan pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan meluapkan kegembiraan usai mengalahkan pebulu tangkis ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe pada babak perempat final Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019). Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke semifinal usai mengalahkan lawannya dengan skor 21-15, 9-21, 22-20. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Baca: Hendra Setiawan

Baca: Jusuf Hamka

Sebab, dari delapan pertemuan hingga final All England 2020, Yuta Watanabe/Hiroyuki Endo mampu menang enam kali atas Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.

Setelah dua kali menjadi juara All England, Yuta Watanabe menorehkan catatan spesial pada turnamen edisi 2021.

Pada All England 2021, Watanabe berhasil menjadi juara di dua nomor sekaligus yaitu ganda putra dan ganda campuran.

Pada nomor ganda putra, Watanabe berpasangan dengan Hiroyuki Endo.

Sementara itu, pada nomor ganda campuran, ia kembali bertandem dengan Arisa Higashino.

Pada babak penyisihan Grup B ganda putra cabor bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020, Yuta Watanabe/Hiroyuki Endo telah melakoni dua pertandingan dengan hasil dua kemenangan.

Sementara itu, pada nomor ganda campuran, Yuta Watanabe/Arisa Higashino telah memastikan diri lolos ke perempat final usai mengemas dua kemenangan di Grup C.

Adapun pada laga terakhir untuk menentukan status juara grup, Yuta Watanabe/Arisa Higashino melawan wakil Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Senin (26/7/2021), WIB. (1)

  • Rekor Langka #


Prestasinya Watanabe yang paling mentereng dan ikonik adalah ketika memenangi ajang All England.

Tak cuma sekali, ia memenanginya sebanyak dua kali.

Yang membuat unik adalah, Yuta memenangkan gelar pada turnamen bulutangkis tertua itu dalam dua nomor yang berbeda.

Yuta sukses memenangkan turnamen bulu tangkis negeri Ratu Elizabeth itu pada tahun 2018 dengan Arisa Higashino.

Artinya, ia mengamankan gelar pada tahun 2018 itu pada nomor ganda campuran.

Dua tahun berselang, Yuta kembali merengkuh trofi All England, kali ini bersama Hiroyuki Endo.

Ia mencoba mengulangi raihan langkanya pada All England pada ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Sejauh ini, perjalanan Yuta pada sektor ganda campuran dan putra masih terbilang mulus. (2)

  • Berita Terkini #


Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva, kalah oleh pemain Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Senin (26/7/2021).

Praveen/Melati kalah dengan skor cukup telak dan dalam dua set langsung atas Yuta Watanabe/Arisa Higashino kala bertanding di Musashino Forest Sport Plaza, Jepang.

Pramel,  julukan Praveen Jordan/Melati Daeva, kalah dengan skor 21-13 dan 21-10.

Dengan hasil tersebut, pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino sukses menyapu bersih semua pertandingan di Grup C.

Pasalnya, ganda campuran ranking lima dunia ini juga menang atas wakil ganda campuran Australia dan Denmark beberapa hari lalu.

Kemenangan mudah Yuta/Arisa atas Pramel barangkali tak diperdiksi banyak orang.

Sebab, pertemuan keduanya selalu menyajikan pertarungan yang sengit meski pasangan Jepang memang lebih unggul dalam hal head-to-head pertemuan.

Namun tetap saja, kemenangan dalam tempo 32 menit bakal menjadi bahan evaluasi bagi Pramel untuk melalui babak perempat final Olimpiade Tokyo 2021.

Wakil Tim Merah Putih ini akan menuggu hasil drawing terlebih dahulu untuk mengetahui calon lawan yang dihadapi di babak perempat final.

Sementara itu, dari sisi Jepang pastinya memandang kemenangan dalam waktu 32 menit itu merupakan hal yang impresif.

Sebab secara peringkat, mereka masih satu strip di bawah Praveen/Melati.

Untuk itu, Yuta/Arisa merasa sangat senang setelah mampu mengalahkan andalan Indonesia itu.

Keduanya pun tak sungkan membagikan kesan setelah menang dari Pramel.

Yuta secara khusus menyampaikan misinya tampil apik di fase grup sudah tercapai dengan mengalahkan wakil Tim Merah Putih tersebut.

Atlet berusia 24 tahun ini juga tak merasa keteteran dengan tampil dalam dua nomor sekaligus.

Diketahui, Yuta Watanabe tampil di sektor ganda putra dan ganda campuran di Olimpiade Tokyo 2020 ini.

Ia berpasangan dengan Arina Higashino di ganda campuran dan Hiroyuki Endo di ganda putra. (3)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal Olimpiade Tokyo 2020 di sini

 



Nama Yuta Watanabe
Tanggal lahir 13 Juni 1997
Asal Jepang
Karier Atlet bulu tangkis
Tinggi badan 167 cm
Berat badan 56 kg
Pegangan raket Kiri
Nomor Ganda putra/MD (berpasangan dengan Hiroyuki Endo), Ganda campuran/XD (Arisa Higashino)


Sumber :


1. www.kompas.com
2. www.tribunnews.com
3. www.tribunnews.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved