Klarifikasi Kadinsos Tuban soal Bansos yang Hanya Dibagikan 2 Bulan, Takut Telur dan Tempe Rusak

Dicecar pertanyaan mengenai bansos yang hanya tersalurkan 2 bulan, Kadindsos P3A Tuban jelaskan alasan pemkab masih tahan bantuan.


zoom-inlihat foto
Menteri-Sosial-Tri-Rismaharini-blusukan-di-Tuban.jpg
SURYA.CO.ID/M Sudarsono
Menteri Sosial, Tri Rismaharini marah saat mengecek penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Sabtu (24/7/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan sidak bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Tuban.

Risma turun ke sejumlah daerah memantau langsung penyaluran bantuan yang diberikan Kemensos kepada masyarakat pada Sabtu (24/7/2021).

Diketahui, Risma mengecek penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo.

Saat melakukan pengecekan itu, Risma terlihat kecewa lalu marah.

Saat itu, dirinya mengaku mendapatkan sesuatu yang tak sesuai dengan penyaluran bantuan ke masyarakat.

Menurutnya, bansos diberikan ke masyarakat baru diberikan selama 2 bulan saja.

Kadinsos P3A Tuban Eko Julianto mengaku, uang satu bulan KPM BPNT masih ada di kartu keluarga sejahtera (KKS), di kartu tersebut transaksi hanya dua bulan.

Mensos Risma meninjau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Kota Tuban, Jawa Timur. Sabtu (22/07/2021).
Mensos Risma meninjau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Kota Tuban, Jawa Timur. Sabtu (22/07/2021). (Dok. Kemensos)

"Tadi yang dipermasalahkan ini bunga satu bulan seperti apa. Nanti akan disampaikan ke Bupati, kalaupun nantinya arahan disalurkan ya disalurkan,"

Ia khawatir apabila dicairkan semuanya, maka berasnya akan dijual, sedangkan telur dan tempe bisa rusak.

"Baru kali ini ditransfer tiga bulan, kami tahan untuk dua bulan dulu. Lalu pada Agustus kami dorong pencairan satu bulan untuk September, rencana begitu," terangnya.

Sebelumnya, Risma mengetahui ada penyaluran yang tidak sesuai saat mengecek keluarga penerima manfaat (KPM) atas nama Kastini (57), warga setempat.

Baca: Dapati Penerimaan BPNT di Tuban Bermasalah, Mensos Risma Cecar Kepala Dinsos

Baca: Kabupaten Tuban

Selama tiga bulan mulai Juli-September, Kastini mengaku mengaku mendapat dua bulan pencairan. Sedangkan bulan September tak dicairkan.

"Ini baru dua bulan yang diberikan, yang satu bulan ke mana, mestinya dicairkan sekaligus," kata Risma yang juga didampingi Bupati Tuban dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) di lokasi.

Risma membeberkan, bantuan satu bulan uang senilai Rp 200 ribu diwujudkan dalam bentuk sembako, beras dan tempe.

Saat mencecar Kadinsos P3A Tuban, Eko Julianto, Risma mendapat keterangan harga.

Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Direktur Utama Pos Indoensia bersama Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial Tunai.
Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Direktur Utama Pos Indoensia bersama Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial Tunai. (Dok. Febri - Renjana Pictures)

Rinciannya untuk Tuban beras 15 kg per bulan seharga Rp 165 ribu. Lalu telur Rp 26 ribu dan tempe Rp 9 ribu per bulan.

Ia lantas menekan ke mana uang satu bulan yang tak ikut dicairkan sekalian, padahal ini hak warga penerima.

"Ini saya bongkar, kalau satu bulan penerima Rp 200 ribu per bulan, jika dikalikan 80 ribu KPM berapa itu, berapa bunganya, ke mana uangnya. Saya kira lembaga hukum tahu ini," cecar Mensos Risma kepada Eko Julianto.

Baca: Tri Rismaharini

Baca: Cek Penerima Bansos Tunai Rp 600 Ribu dan Beras 10 Kg di cekbansos.kemensos.go.id

(TribunnewsWiki.com/Rest, Surya.co.id/M.Sudarsono)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Mensos Risma Marah Besar Saat Cek Penerima BPNT Sembako di Tuban, Ini Gara-garanya











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved