Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Embung Nglanggeran ialah sebuah telaga buatan yang berfungsi untuk menampung air hujan.
Air hujan tersebut dimanfaatkan untuk mengairi perkebunan petani saat musim kemarau tiba.
Namun, seiring berjalannya waktu, Embung Nglanggeran menjadi salah satu objek wisata.
Objek wisata itu diresmikan pada tanggal 19 Februari 2013 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Embung Nglanggeran juga dikenal sebagai tempat bagi para wisatawan untuk berburu sunset. (1)
Lokasi #
Embung Nglanggeran beralamat di Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55862.
Baca: Desa Wisata Candirejo
Baca: Jiwajawi Jogja
Sejarah #
Embung Nglanggeran merupakan waduk kecil tempat menampung air yang memiliki luas sekitar 0,34 hektar.
Air embung ini digunakan untuk sarana pengairan di area perkebunan sekitar.
Dibangun pada pertengahan 2012 silam, Embung Nglanggeran mulai diresmikan pada tanggal 19 Februari 2013 oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Ini juga merupakan embung pertama di Yogyakarta.
Selain untuk pengairan, Embung Nglanggeran juga dimanfaatkan sebagai obyek wisata.
Itu karena keindahan panorama yang dapat disaksikan dari embung berketinggian sekitar 495 meter di atas permukaan laut ini.
Keistimewaan #
Setiap sisi di Embung Nglanggeran memiliki daya tarik tersendiri.
Mulai dari sisi utara, tersaji pemandangan barisan Gunung Api Purba.
Baca: Pantai Krakal
Baca: Boda Barn
Tampak formasi batuan yang eksotis dengan latar depan Embung Nglanggeran yang terlihat bagai kolam raksasa.
Saat musim kemarau, debit air embung ini berkurang cukup drastis.
Sementara sisi selatan, hamparan Kabupaten Gunungkidul tampak membentang begitu luas.
Terlihat pegunungan di ujung selatan yang memanjang bagai benteng raksasa.
Memandang ke arah selatan rasanya seperti melihat hutan yang luas karena banyaknya pepohonan.
Sementara sisi barat menampilkan pemandangan matahari terbenam. Meski terdapat beberapa bukit, ufuk barat masih bisa disaksikan.
Saat waktunya pas, matahari terbenam bisa disaksikan tanpa terhalang oleh bukit.
Setelah momen sunset berlalu, keindahan Embung Nglanggeran belumlah sirna.
Baca: Cimory On The Valley
Baca: Nirvana Valley Resort
Pengunjung masih bisa menikmati sisa keindahan yang tersisa seiring dengan semakin gelapnya langit malam.
Momen ini biasanya dimanfaatkan oleh para fotografer untuk mendapatkan keindahan foto malam Embung Nglanggeran.
Tentu dibutuhkan kamera profesional seperti DSLR atau Mirrorless dengan perlengkapan tambahan seperti tripod atau ND Filter.
Hal itu karena kondisi Embung Nglanggeran usai matahari terbenam akan terlalu gelap jika dipotret menggunakan kamera smartphone.
Penerangan di sekitar embung pun belum cukup untuk menerangi obyek foto.
Dengan pengaturan yang pas, Embung Nglanggeran akan tampak berdampingan dengan gemerlap lampu di kawasan pegunungan sekitarnya.
Jika cuaca cerah, bintang di langit malam juga akan turut terlihat.
Hari & Jam Operasional #
Berikut hari dan jam buka dari Embung Nglanggeran Gunung Kidul:
- Senin-Kamis buka dari jam 08.00-18.00 WIB
- Jumat buak dari jam 12.00-18.00 WIB
- Sabtu-Minggu buka dari jam 08.00-18.00 WIB (2)
Harga Tiket Masuk #
Untuk biaya masuk ke Embung Nglanggeran, pengunjung dikenai tarif sebesar Rp 10.000.
Sedangkan untuk biaya parkir motor sebesar Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000 saja. (3)
(TribunnewsWiki.com/Puan)
Baca lengkap soal destinasi wisata di sini
| Nama Tempat | Embung Nglanggeran |
|---|
| Lokasi | Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55862 |
|---|
| Tarif Masuk | Rp 10.000 |
|---|
Sumber :
1. id.wikipedia.org
2. travel.kompas.com
3. garasijogja.com