Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wedang secang ialah minuman herbal alami yang terbuat dari kayu secang (caesalpinia sappan).
Minuman satu ini memiliki warna khas, yakni merah kecoklatan.
Jika mengonsumsi wedang secang tubuh akan terasa hangat dan meningkatkan stamina.
Selain itu, dalam proses pembuatan wedang secang, kamu dapat menambahkan rempah-rempah lain, seperti jahe, kapulaga, serai, daun pandan, dan kayu manis. (1)
Baca: Nori (Rumput Laut Kering)
Baca: Biji Selasih
Bahan Baku #
- 1.800 ml air
- 10 gram secang
- 2 kantong teh celup
- 2 batang serai, memarkan
- 2 cm kayumanis
- 100 gram jahe, dibakar
- 200 gram gula pasir
Cara Membuat #
1. Didihkan air. Masukkan secang, teh celup, serai, kayumanis, dan jahe di atas api kecil sampai harum. Angkat. Saring.
2. Tambahkan gula pasir. Sajikan hangat. (2)
Baca: Kue Ku
Baca: Wajik
Manfaat #
Wedang secang terbuat dari bahan baku utama, yakni kacu secang.
Kayu secang atau yang dalam nama latin disebut caesalpinia sappan itu memiliki beragam manfaat, di antaranya:
1. Meredakan radang tenggorokan
Ekstrak serutan kayu secang dianggap dapat mengatasi radang tenggorokan karena telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri Strepcococus alpha.
Bakteri Strepcococus alpha dapat hidup pada kulit dan tenggorokan manusia.
Ketika bakteri ini menyebabkan infeksi, penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung, baik dengan sentuhan kulit, lendir, maupun luka.
Kondisi radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Strepcococus alpha bisanya ditandai dengan gejala berupa:
- Demam
- Sulit menelan
- Tenggorokan kemerahan dengan bercak putih atau abu-abu
- Kehilangan selera makan
- Mual
- Lemas
- Pembengkakan kelenjar getah bening
2. Mengatasi infeksi kulit
Ekstrak serutan kayu secang dianggap dapat mengatasi infeksi kulit karena telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan beberapa bakteri, termasuk bakteri Staphylococcus aereus penyebab masalah kesehatan tersebut.
Infeksi bakteri Staphylococcus aereus pada kulit bisa menyebabkan masalah seperti bisul, selulitis, hingga Staphylococcus scalded skin syundrome (SSSS).
Tanda infeksi bakteri ini pada kulit biasanya berupa muncul kemerahan, bengkak, nyeri, termasuk nanah.
Lebih jauh, bakteri Staphylococcus aereus dapat pula menimbulkan sepsis dan penyakit osteomyelitis.
Sepsis terjadi ketika infeksi akibat Staphylococcus aereus telah menyebar melalui pembuluh darah, sehingga bisa mengenai berbagai organ tubuh.
Sedangkan osteomyelitis adalah infeksi pada tulang.
Infeksi ini dapat disebabkan oleh penyebaran bakteri Staphylococcus aereus yang mulanya menginfeksi kulit otot, atau tendon, lalu menyebar ke tulang.
3. Mengatasi diare, mual, dan muntah
Secang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi diare, mual, dan muntah yang disebabkan oleh infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli).
Hal itu dikarenakan, ekstrak serutan kayu secang telah terbukti dapat pula menghambat pertumbuhan bakteri tersebut.
4. Pereda nyeri
Penelitian efek analgetik (pereda nyeri) infusa kulit kayu secang pada hewan coba mencit putih menunjukkan efek yang setara dengan asetosal.
5. Mengobati asam urat
Pada penelitian efek analgetik infusa kulit kayu secang tersebut, juga ditemukan bahwa secang dapat menurunkan kadar asam urat pada tikus yang memiliki kadar asam urat tinggi. (3)
(TribunnewsWiki.com/Puan)
Baca lengkap soal resep wedang jahe di sini
| Nama Minuman | Wedang secang |
|---|
| Bahan Baku | Kayu secang |
|---|
| Manfaat | Meningkatkan stamina tubuh |
|---|
Sumber :
1. travel.kompas.com
2. sajiansedap.grid.id
3. health.kompas.com