TRIBUNNEWSWIKI.COM – PT Federal International Finance (FIF) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan seorang debt collector yang tewas diamuk masa saat melakukan penarikan unit.
Pihak FIFGROUP menegaskan bahwa debt collector berinisial DC tersebut bukanlah pegawai mereka.
Meski demikian mereka menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban.
“Adapun, terkait dengan pemberitaan yang menyatakan bahwa penarikan unit atau penagihan dilakukan berdasarkan perintah atau penugasan dari Cabang FIFGROUP Pamanukan itu tidak benar,” tulis FIF GROUP dalam keterangan resminya kepada TribunnewsWiki.com, Senin (28/6/2021).
Pihaknya telah melakukan investigasi terhadap kontrak tersebut dan tidak mendapati adanya perintah penugasan penarikan unit atas kontrak tersebut baik berupa Surat Tugas ataupun Surat Kuasa kepada karyawan maupun mitra yang bekerja sama dengan Cabang FIFGROUP Pamanukan.
Baca: Debt Collector di Subang Tewas Dikeroyok Massa, Bermula dari Tarik Motor Warga
Kepala Cabang FIFGROUP Pamanukan, Ruben Adrianus, menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pelanggan mereka untuk selalu waspada.
Mereka menegaskan cabang FIFGROUP Pemanukan selalu menjalankan prosedur sesuai undang-undang yang berlaku.
“Selalu waspada serta memastikan kebenaran identitas dan Surat Tugas atau Surat Kuasa terhadap siapapun yang ingin melakukan penarikan unit dengan mengatasnamakan FIFGROUP.
Cabang FIFGROUP Pamanukan selalu menjalankan prosedur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.
Selain itu, Ruben juga menyampaikan kepada seluruh pelanggan FIFGROUP untuk melakukan kewajibannya sesuai dengan yang ada di dalam perjanjian yang telah disepakati.
Baca: Kronologi Debt Collector di Subang Tewas Dikeroyok Massa, Korban Diteriaki Begal
“Apabila terdapat kendala dalam melakukan kewajibannya segera berkoordinasi kepada pihak cabang untuk mendapatkan jalan terbaik bagi kedua belah pihak,” pungkasnya
Sebelumnya diberitakan sebelumnya, seorang debt collector (DC) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dihakimi massa.
Debt Colector tersebut tewas dianiaya warga di Sagalaherang Kabupaten Subang, Jumat petang (4/6/2021).
Dia diduga tewas dikeroyok usai menarik kendaraan roda dua milik kreditur warga Ujung Berung Kota Bandung.
(Tribunnewswiki.com/Saradita)