Usulkan Anies untuk Me-lockdown Jakarta 2 Minggu, PKS: Terlambat Ambil Keputusan Bisa Berbahaya

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengimbau Anies untuk berani mengambil keputusan secepatnya.


zoom-inlihat foto
Satgas-Covid-19-melakukan-tracing-dengan-swab-PCR-kepada-warga-sekitar-Jakarta-Timur.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Satgas Covid-19 kembali melakukan penelusuran atau tracing dengan swab PCR kepada warga sekitar Taman Pintar Kayu Putih, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021). Sebelumnya satgas sudah melakukan tracing kepada 48 warga dengan hasil negatif, pihak Polsek Pulogadung juga telah melakukan vaksinasi Covid-19 kepada warga. Tracing terus ditingkatkan oleh pemerintah untuk mengetahui penyebaran Covid di antara warga dan antisipasi Covid-19 varian baru. TRIBUNNEWS/HERUDIN


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menganjurkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengeluarkan kebijakan karantina atau lockdown di DKI Jakarta

Dia mengusulkan pemberlakuan lockdown selama 2 pekan dengan karena kasus meningkat dan menjadikan kasus Covid-19 di India sebagai contoh.

"Penanganan COVID mesti berbasis sains dan data faktual di lapangan. Dengan tren yang meningkat dan ada contoh kasus India, saya dukung usulan lockdown dua pekan untuk DKI Jakarta," kata Mardani kepada Tribunnews.com, Selasa (22/6/2021).

Dia menilai kebijakan "penarikan rem darurat" tidak akan mampu mengatasi lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta

Menurutnya, penanganan Covid-19 akan jauh lebih efisien jika mobilitas warga harus dihentikan. 

"Ini sebenarnya sejak awal sudah diajukan Gubernur DKI waktu 2020. Tidak cukup cuma rem, tapi memang harus menghentikan mobilitas. Jauh lebih efisien dan ekonomis ke depannya jika kita bisa lockdown untuk menghentikan mobilitas selama dua pekan ke depan," kata Mardani.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera (Tribunnews.com, Chaerul Umam)

Baca: Mardani Ali Sera

Baca: Dapat Izin dari BPOM, Obat Covid-19 Ivermectin akan Segera Beredar dengan Harga Rp 5.000 per Butir

Mardani mengimbau Anies untuk berani mengambil keputusan secepatnya.

Dia menilai jika keputusan terlambat diambil, akibatnya bisa fatal.

"Terlambat ambil keputusan bisa berbahaya. Ambil keputusan berani untuk mencegah beban tidak terpikul," katanya.

Target vaksinasi ditingkatkan





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved