Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) adalah kematian mendadak pada bayi yang berusia di bawah 1 tahun, dan terjadi tanpa menimbulkan gejala-gejala terlebih dahulu.
Sebagian besar kematian terjadi ketika bayi sedang tertidur, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kematian juga dapat terjadi saat bayi tidak sedang tidur. (1)
Baca: Disleksia (Dyslexia)
Penyebab SIDS #
Penyebab pasti SIDS belum diketahui. Namun, terdapat dugaan bahwa kematian mendadak pada bayi disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
- Terjadinya mutasi atau kelainan gen
- Gangguan pada otak
- Berat badan lahir rendah
- Infeksi paru
Selain beberapa faktor di atas, potensi bayi mengalami SIDS juga dipengaruhi oleh kondisi tidurnya.
Risiko SIDS akan meningkat apabila bayi:
1. Tidur menyamping atau menumpu perut (telungkup).
Posisi tersebut dapat membuat bayi sulit bernapas, terutama jika ditidurkan pada permukaan atau kasur yang terlalu empuk.
2. Suhu
Suhu ruangan yang terlalu panas saat bayi sedang tidur dipercaya dapat meningkatkan risiko SIDS.
Oleh karena itu, suhu AC untuk bayi perlu diatur dengan baik.
3. Berbagi tempat tidur
Tidur di ranjang yang sama dengan ibu, ayah, atau orang lain, membuat bayi berpotensi mengalami kejadian tidak disengaja yang dapat menyebabkan SIDS, seperti pernapasannya tertindih atau terhalang.
Risiko SIDS juga diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari sang ibu selama masa kehamilan, seperti:
- Mengandung saat masih berusia di bawah 20 tahun
- Merokok selama kehamilan
- Mengonsumsi alkohol atau menyalahgunakan NAPZA
- Tidak melakukan kontrol rutin ke fasilitas kesehatan selama kehamilan
Terdapat pula faktor lain yang diduga dapat meningkatkan risiko SIDS.
Beberapa di antaranya adalah:
- SIDS lebih banyak dialami oleh bayi laki-laki
- Sering terjadi pada bayi berumur 2-4 bulan
- Pernah melahirkan anak yang meninggal akibat SIDS
- Dilahirkan prematur
- Terpapar asap rokok (2)
Baca: Yannie Kim
Pencegahan SIDS #
Belum ada metode yang secara pasti dapat mencegah SIDS. Namun, terdapat beberapa upaya yang diduga dapat menurunkan risikonya, yakni:
1. Tidurkan bayi pada posisi telentang
Hindari bayi tidur pada posisi miring atau telungkup, dan tidurkan bayi dengan posisi telentang, setidaknya untuk tahun pertamanya.
Posisi tidur miring atau telungkup dapat menyebabkan bayi mengalami kesulitan bernapas.
2. Jaga dan atur tempat tidur bayi dengan baik
Hindari menggunakan tempat tidur yang tebal dan terlalu empuk.
Jangan juga meninggalkan bantal atau mainan yang empuk di boks bayi.
3. Gunakan pakaian hangat dan nyaman
Berikan bayi pakaian yang mampu menjaga suhu tubuh agar tetap hangat, tanpa harus dibedong atau dibalut lagi dengan kain atau selimut tambahan.
Hindari juga menyelimuti kepala bayi dengan benda apa pun.
4. Berbagi ruangan
Tidurkan bayi pada kamar yang sama dengan orang tua, namun beda tempat tidur.
Hal itu bertujuan agar orang tua dapat dengan mudah mengawasi sekaligus menghindari kejadian diluar kendali yang dapat memicu SIDS, seperti tertindih atau pernapasannya terhalang.
5. Berikan ASI, setidaknya untuk 6 bulan.
6. Imunisasi (3)
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
| Nama Istilah | SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) |
|---|
| Definisi | Kematian mendadak pada bayi yang berusia di bawah 1 tahun |
|---|
| Penyebab | Gangguan pada otak |
|---|
| Berat badan lahir rendah |
| Infeksi paru |
| Terjadinya mutasi atau kelainan gen |
Sumber :
1. www.alodokter.com