TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beberapa waktu lalu sempat heboh bahwa Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan menerapkan biaya tambahan.
Sehingga saat melakukan cek saldo dan tarik tunai, nasabah Bank BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN akan dikenai biaya alias tidak lagi gratis.
Rencananya, cek saldo akan dikenai biaya Rp. 2.500, sedangkan untuk tark tunai sebesar Rp. 5.000.
Pihak Bank Hambara mengatakan penambahan biaya ini bertujuan untuk mengedukasi agar masyarakat beralih ke m-banking.
Sempat menimbulkan polemik, akhirnya hal tersebut dibatalkan.
Seperti yang diwartakan Kompas TV, pembatalan tersebut berdasarkan keputusan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Agenda tersebut dilakukan Komisi VI DPR RI, Senin (14/6/2021).
Baca: ATM Link
Baca: Museum Bank Indonesia
Baca: Bank Tabungan Negara (BTN)
"Komisi VI DPR RI mengapresiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, terkait pembatalan rencana penetapan biaya transaksi, antara lain biaya cek saldo dan tarik tunai pada ATM Link," ujar Wakil Ketua Martin Manurung dalam keterangan tertulis.
Martin yang membacakan langsung keputusan RDP itu mengatakan rencana pembatalan pengenaan tarif pada ATM Link itu merupakan aspirasi masyarakat.
Martin Manurung menekankan, Himbara harus menaati hasil kesimpulan rapat tersebut.
"Kita semua mempertanyakan dan mempermasalahan rencana tersebut. Dan hari ini sudah disepakati bahwa tidak akan dilanjutkan atau lebih tepatnya dibatalkan," ucap Martin.
Martin juga meminta bank-bank plat merah untuk berinovasi dan kreatif dalam mengejar pemasukan.
Ia tidak ingin masyarakat justru terbebani apabila transaksi melalui ATM Link dikenakan biaya.
"Harus kreatif membuat program yang membuat daya tarik masyarakat. Itu yang kami tekankan," ungkap Martin.
Baca: Sambut New Normal, Bank BUMN Ini Sediakan Fitur Tarik Tunai di ATM Tanpa Kartu, Ini Caranya
Baca: 7 Konglomerat Pemilik Bank Swasta yang Ada di Indonesia
Baca: 5 Miliarder Pemilik Bank Swasta di Indonesia
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)