Rizieq Shihab Divonis Denda Rp20 Juta dalam Kasus Kerumunan di Megamendung

Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yaitu 10 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subside 3 bulan kurungan.


zoom-inlihat foto
Rizieq-Shihab-divonis-20-juta-denda.jpg
Reza Deni/Tribunnews.com
Rizieq Shihab dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman denda Rp20 juta kepada Rizieq Shihab.

Mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) tersebut dinyatakan bersalah dalam kasus kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana denda sejumlah Rp20.000.000 dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 5 bulan," kata hakim ketua Suparman Nyompa dalam sidang pembacaan putusan di PN Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021) dikutip dari Kompas.com

Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yaitu 10 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Selain itu, hakim juga menilai Rizieq Shihab tidak mendukung pemerintah dalam program penanganan penularan covid-19.

Dengan demikian, Rizieq dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan kesehatan dalam kasus kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca: 51 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Akan Diberhentikan per November 2021

Baca: Rizieq Shihab Dituntut 2 Tahun Penjara dan Tak Boleh Jadi Pengurus Ormas Selama 3 Tahun

Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dalam sidang lanjutan atas terdakwa kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menimbulkan kerumunan di Petamburan.
Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dalam sidang lanjutan atas terdakwa kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menimbulkan kerumunan di Petamburan. (Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra)

Tuntutan JPU

Sebelumnya jaksa penuntut umum menuntut mantan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dua tahun penjara atas kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Timur.

Dakwaan ini berdasarkan sidang lanjutan atas yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Senin (17/5/2021).

Jaksa juga meminta majelis hakim untuk menjatuhkan sanksi yang terkesan di luar tuntutan dugaan pelanggaran protokol  kesehatan, yakni pencabutan hak Rizieq Shihab sebagai pengurus dan anggota organisasi kemasyarakatan selama 3 tahun.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved