TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video yang memperlihatkan pria memarahi petugas maskapai viral di media sosial.
Pria yang tak diketahui identitasnya itu berniat membuat malu petugas maskapai Garuda Indonesia.
Dirinya mengunggah video dengan menyertakan narasi bahwa pelayanan Garuda Indonesia sangatlah jelek.
Hal itu karena dirinya tak diperbolehkan menaiki pesawat, padahal waktu masih tersisa.
Namun, ini justru menjadi blunder bagi dirinya.
Warganet kemudian malah membalas sang pria dengan banyak komentar negatif.
Banyak dari warganet yang kesal dengan pria itu.
Dalam video yang beredar sang pengunggah video menuliskan, "Beginikah pelayana di Maskapai Garuda???"
Pengunggah mulanya melayangkan kekesalannya kepada petugas maskapai karena tak bisa masuk ke perawat.
Hal itu disebabkan pesawat sudah tutup pelayanannya.
Petugas pun memberi penjelasan bahwa secara sistem, 30 menit sebelum terbang sudah tak bisa melayani penumpang.
Oleh karena itu penumpang harus sudah siap dan datang satu hingga dua jam sebelum waktu keberangkatan.
Namun, penumpang pria yang merekam video viral itu tak terima.
Pria itu mengamuk karena ketinggalan pesawat yang dijadwalkan terbang pada pukul 08.30 WIB.
Padahal, ia sudah tiba di Bandara Kualanamu, Medan, pada pukul 07.49 WIB.
Ia pun mengamuk sambil merekam seorang wanita yang merupakan petugas maskapai.
Ia menyalahkan petugas itu yang menyebut gerbang penerbangan sudah ditutup.
Sang pria menyebut bahwa petugas membuat alasan dan menyebabkan dirinya rugi.
"Dan sama mba2 pegawai Maskapai Garuda ini beralibi sudah close utk penerbangan,"
Baca: Bayi yang Selamat dari Serangan Teroris Bertemu Polisi Penyelamatnya 17 Tahun Kemudian
Baca: Soal Dugaan Kebocoran, Kedutaan China: Politisasi Asal-usul Covid-19 Halangi Penyelidikan
Karena sang pria terus mendesak untuk masuk pesawat, petugas wanita pun akhirnya menjelaskan.
"Tapi memang sudah close, pak, pelayanannya. Kalau bisa ya kita (bantu)," ucap sang pegawai.
Sang pria pun menyinggung bahwa menurut tiket, keberangkatan masih jam 8.30 WIB.
"Tiket bapak jelas, tapi kan memang 8.30 kan terbang, nah jam 8 kita sudah boarding pass, secara sistem sudah close, pak."
Penumpang tersebut terus menegaskan bahwa dirinya masih memiliki kesempatan untuk memasuki pesawat.
"8.30 terbang pak, aturannya 30 menit sebelum berangkat sudah tutup."
Viralnya video tersebut pun membuat banyak warganet melayangkan komentar negatif kepada sang pria.
Mereka beranggapan bahwa sang pria memanglah salah, tetap tetap bersikeras.
Banyak juga yang beranggapan bahwa sang pria belum pernah menaiki pesawat.
Dari video tersebut, warganet menilai bahwa sang pria telah melakukan blunder.
Pria yang mulanya mengunggah video di TikTok itu sengaja ingin mempermalukan petugas maskapai.
Namun setelah viral, dirinyalah ternyata yang tak mengerti aturan menaiki pesawat terbang.
Baca: Malioboro Sempat Jadi Trending Topic, Bermula dari Viralnya Harga Pecel Lele yang Mahal
Baca: Viral Harga Pecel Lele di Malioboro Disebut Tak Masuk Akal, Pemkot Jogja Langsung Turun Tangan
"Bedakan tiket pesawat dengan tiket bioskop, pak," tulis seorang warganet.
"Bapak yang terhormat, boleh saya tanya? Apakah bapak sebelumnya pernah naik pesawat? Kalau belum ya pantas sih hahahah," tulis warganet lain.
Ada juga yang berkomentar, "bapak ini sebenarnya ngerti sistem naik pesawat ga sih?"
"lagian mepet banget pesennya si bapak, urusan gitu ye pesawat nungguin 1 orang."
Video yang menjadi viral ini awalnya dibagikan oleh sang pria di akun TikTok @adv.jhon_waruwu.sh.
Namun karena berujung dengan hujatan warganet, ia langsung menghapus video amukannya itu.
Namun, aksinya itu sudah ternyata sudah disebarluaskan oleh warganet dan kembali menjadi viral.
Salah satu akun yang turut mengunggah video viral itu, yakni akun Instagram @energisolo.
"Nah kan sampe disuruh netijen buat bedain tiket pesawat sama tiket bioskop. Niat si pembuat konten mungkin biar dapat pembelaan dari netizen. Tapi eh tapiiii kalau dilihat dari coment'nya malah banyak yang bela maskapainya," tulis akun tersebut pada Rabu (26/5/2021) malam.
(TribunnewsWiki.com/Restu)