Mengenang 15 Tahun Gempa Jogja 2006: 6.234 Orang Meninggal dan 20.000 Terluka

Tercatat gempa Jogja 2006 menelan korban jiwa sebanyak 6.234 orang dan 20.000 orang mengalami luka-luka.


zoom-inlihat foto
gempa-jogja-2006.jpg
Foto: Kompas/Wawan H
Mengenang 15 tahun Gempa Jogja 2006.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Hari ini 15 tahun lalu, tepatnya pada 27 Mei 2006 gempa berkekuatan 5,9 skala Ricther mengguncang Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Peringatan 15 tahun gempa Jogja 2006 menjadi trending topik di media sosial.

Banyak warganet yang mengenang peristiwa suram tersebut.

Gempa yang mengguncang Yogyakarta terjadi sekitar pukul 05.53 WIB.

Intensitas gempa tersebut sekitar VII MMI yang dapat menimbulkan kerusakan pada konstruksi rumah maupun bangunan.

Baca: Felicia Tissue Ungkap Pernah Kirim Surat ke Jokowi Setelah di-Ghosting Kaesang Pangarep

Baca: Gempa Bumi Yogyakarta 2006

Gempa bumi Yogyakarta 2006
Gempa bumi Yogyakarta 2006 (Kompas.com)

Gempa susulan terjadi beberapa kali seperti pada pukul 06.10 WIB dan 11.22 WIB.

Letak Indonesia yang berada di antara tiga lempeng utama dunia yaitu lempeng Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasifik serta berada di posisi Ring of fire menjadikan Indonesia kerap kali diterpa bencana gempa Bumi dan letusan gunung berapi.

Tercatat gempa Jogja 2006 menelan korban jiwa sebanyak 6.234 orang dan 20.000 orang mengalami luka-luka.

Selain itu banyak bangunan serta infrastruktur lain rusak.

Berdasarkan berbagai sumber, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat lokasi gempa terjadi di koordinat 8,007° LS dan 110,286° BT pada kedalaman 17,1 km.

Baca: Film Thriller Korea The 8th Night akan Hadir di Netflix, Hadirkan Kisah yang Segar dan Tak Biasa

Baca: Krismon Gustap Wombaibobo

Ribuan warga dari Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta berbondong-bondong menjauh dari daerah pantai selatan karena panik oleh isu tsunami akibat gempa tektonik berkekuatan 5,9 SR, Sabtu (27/5/2006) (Gempa Jogja)
Ribuan warga dari Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta berbondong-bondong menjauh dari daerah pantai selatan karena panik oleh isu tsunami akibat gempa tektonik berkekuatan 5,9 SR, Sabtu (27/5/2006) (Gempa Jogja) (Kompas.com)

 

Sementara itu, posisi episenter gempa terletak di koordinat 8,26° LS dan 110,31° BT pada kedalaman 33 km.

Akibat gempa tersebut banyak gedung, rumah hingga bangunan bersejarah rusak parah.

Bahkan tujuh hari pascagempa banyak lokasi di Bantul yang belum teraliri listrik.

Dikutip dari Wikipedia, Bandara Adi Sutjipto sempat ditutup sehubungan dengan gangguan komunikasi, kerusakan bangunan dan keretakan pada landasan pacu.

Transportasi udara saat itu dialihkan ke Bandara Achmad Yani Semarang dan Bandara Adisumarmo Solo untuk sementara.

Baca: Pria di Sukabumi Selamat Setelah Jatuh ke Lubang Sedalam 35 Meter, 3 Hari Baru Ditemukan

Baca: Viral Video Oknum TNI Tampar Petugas SPBU Ramai Beredar di Medsos, Akhirnya Kasus Berujung Damai

Monumen Gempa Jogja 2006 di Potrobayan Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Bantul.
Monumen Gempa Jogja 2006 di Potrobayan Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Bantul. (KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

 

Berikut daftar kerusakan akibat dempa Jogja 2006 yang dihimpun Tribunnewswiki.com dari berbagai sumber:

  • Mall Saphir Square mengalami kerusakan parah di lantai 4 dan 5. Tembok depan Mall lantai tersebut roboh hingga berlubang, kanopi teras Mall ambruk dan menimpa teras Mall yang sebagian ikut roboh.
  • Mall Ambarukmo Plaza, yang saat itu belum lama dibuka, mengalami kerusakan tak terlalu parah. Beberapa bagian tembok terlihat retak-retak dan terkelupas.
  • GOR Among Rogo mengalami kerusakan parah. Atap GOR roboh dan hanya tersisa tembok di sisi-sisinya.
  • STIE Kerja Sama di Jl. Parangtritis rusak sangat parah.
  • ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta, Jl. Parangtritis Km.6,5 kerusakan sangat parah.
  • Candi Prambanan mengalami kerusakan yang cukup parah dan ditutup sementara untuk diteliti lagi tingkat kerusakannya. Kerusakan yang dialami candi prambanan kebanyakan adalah runtuhnya bagian-bagian gunungan candi dan rusaknya beberapa batuan yang menyusun candi
  • Makam Imogiri juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa kuburan di Imogiri amblas, lantai-lantai retak dan amblas, sebagian tembok dan bangunan makam yang runtuh, juga hiasan-hiasan seperti keramik yang pecah.
  • Salah satu bangsal di Kraton Yogyakarta, yaitu bangsal Trajumas yang menjadi simbol keadilan ambruk.
  • Candi Borobudur yang terletak tak jauh dari lokasi gempa tak mengalami kerusakan berarti
  • Objek Wisata Kasongan mengalami kerusakan parah saperti Gapura Kasongan yang patah di kiri dan kanan gapura dan ruko-ruko kerajinan keramik yang sebagian besar rusak berat bahkan roboh.

(Tribunnewswiki.com/Saradita/Putradi Pamungkas)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved