Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Anindito Wahyu Erminarni adalah pemain sepak bola profesional berkebangsaan Indonesia.
Dalam karier bersepak bola, Anindito Wahyu berposisi sebagai gelandang serang.
Pemain yang sudah malang melintang di dunia sepak bola Indonesia ini lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 13 April 1988.
Berposisi sebagai gelandang, Anindi Wahyu memiliki postur tinggi badan 170 cm. [1]
Baca: Rosad Setiawan
Perjalanan Karier #
Anindito Wahyu Erminarno mengawali karier sepak bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Sukoharjo.
Dia pernah mengikuti Liga Bogasari Jawa Tengah.
Anindito juga pernah memperkuat Persiharjo Sukoharjo Junior pada 2003 hingga 2004 dan Persika Karanganyar Junior pada 2004 hingga 2005.
Pada 2005, Aninditio membela tim senior Persika Karanganyar yang saat itu masih berlaga di Divisi Dua Liga Indonesia musim 2005/2006.
Selpas dari klub tersebut, Anindito bergabung dengan tim asal kotanya sendiri, yakni Persis Solo U-23 mulai tahun 2006.
Ketika Persis Solo promosi ke Divisi Utama, Anindito dipercaya untuk membela tim senior tersebut sejak tahun 2007 hingga 2009.
Pada 2009, untuk pertama kalinya Anindito meninggalkan kampung halamannya untuk bergabung dalam skuat Mitra Kukar yang saat itu ditangani pelatih Mustaqim.
Pada musim kompetisi 2009/2010, Anindito menyumbangkan 6 gol bagi skuat Mitra Kukar.
Satu tahun berselang atau pada musim 2010/2011, Anindito kembali dipertahankan Mitra Kukar yang saat itu pelatihnya adalah Benny Dollo.
Anindito ikut andil membawa Mitra Kukar promosi ke Liga Super Indonesia dengan membukukan 8 gol.
Musim 2013, Anindito memperkuat tim asal ibu kota, Persija Jakarta, untuk mengarungi kompetisi di Liga Indonesia (ISL) 2012—2013.
Pada Desember 2013 Anindito kembali lagi ke Mitra Kukar.
Dia merupakan pemain yang didaulat menjabat sebagai kapten Mitra Kukar. [2] [1]
Baca: Melcior Majefat
Perjuangan Menjadi Pesepak Bola Profesional #
Sejak kecil, Anindito Wahyu Erminarno sebenarnya lebih suka bulu tangkis ketimbang sepak bola.
Namun, setelah melihat kakaknya sering ikut ke luar kota untuk bermain bola, Anindito pun mulai tertarik untuk menekuni sepak bola.
Bersama sang kakak, Anindito bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Sukoharjo.
Ia berlatih di SSB tersebut sejak masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar hingga kelas 1 SMA.
Sebelum meraih kesuksesan seperti sekarang, Anindito mesti berjuang keras untuk menjadi pesepak bola.
Ia harus berangkat ke tempat latihan dengan jarak yang cukup jauh.
Selain itu, karena terlahir dari keluarga yang sederhana, perlengkapan yang ia gunakan pun seadanya.
Pemain yang suka musik dangdut ini mengawali karier sepak bola profesional bersama Persis Solo di pentas Divisi Utama musim 2008—2009.
Lalu, ia terbang ke Kalimantan Timur memperkuat Mitra Kukar.
Bersama skuat Naga Mekes, Anindito meraih kesuksesan dengan membawa Mitra Kukar promosi ke ISL 2011.
Performa ciamiknya membuat ia bertahan di Tenggarong hingga tahun 2015.
Lika-liku mulai hadir saat ia memperkuat Persija Jakarta pada kompetisi tahun 2015.
Pada saat PSSI dibekukan, Anindito memilih rehat dari sepak bola dan berhenti mengikuti turnamen-turnamen skala itu.
Berbagai cara dilakukan Anindito untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari saat kompetisi vakum.
Dia memilih banting setir dan menggeluti bisnis konstruksi di Solo serta Malang.
Usahanya ini sebagai mata pencaharian utamanya mendapatkan penghasilan setelah vakumnya kompetisi.
Selama tak aktif bermain bola, Anindito bolak-balik Solo-Malang untuk menekuni bisnis menjadi kontraktor.
Kebetulan di Kota Apel ia tinggal bersama sang istri.
Selain berbisnis, Anindito juga memanfaatkan vakumnya kompetisi dengan melanjutkan studi.
Dia melanjutkan kuliahnya di Universitas Sebelas Maret (UNS) yang sebelumnya ditinggalkannnya lantaran sibuk main bola.
Fokus Anindito di dunia bisnis dan kuliah sempat memunculkan rumor bahwa ia gantung sepatu.
Namun, isu itu akhirnya terbantahkan. Setelah PSSI kembali pulih dan liga kembali bergulir, Anindito kembali manggung di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Alasan Anindito kembali ke sepak bola didasari desakan keluarga dan istrinya. [3]
Baca: Dicky Kurniawan
Statistik #
- Liga 1 Indonesia 2016 (5 Penampilan)
- Liga 1 Indonesia 2017 (30 Penampilan, 6 Gol dan 4 Assist)
- Piala Presiden 2018 (1 Penampilan)
- Liga 1 Indonesia 2018 (25 Penampilan, 1 Gol dan 3 Assist)
- Piala Presiden 2019 (3 Penampilan)
- Liga 2 Indoensia 2019 (6 Penampilan dan 1 Gol) [4]
Baca: Nerius Alom
(tribunnewswiki.com/Rakli)
| Info Pribadi |
|---|
| Nama | Anindito Wahyu Erminarno |
|---|
| Tanggal Lahir | 13 April 1988 |
|---|
| Tempat Lahir | Surakarta, Jawa Tengah |
|---|
| Profesi | Pemain Sepak Bola Profesional |
|---|
| Posisi | Gelandang Serang |
|---|
| Tinggi Badan | 170 cm |
|---|
| Kaki Dominan | Kiri |
|---|
| Klub | PS Mitra Kukar (2014 - saat ini) |
|---|
Sumber :
1. www.transfermarkt.co.id
2. id.wikipedia.org
3. www.bolasport.com
4. www.transfermarkt.co.id