Mendadak Crazy Rich, Warga Takalar Raya Terima Uang Ganti Rugi Ratusan Juta hingga Miliaran Rupiah

Mereka mendapatkan uang berlimpah dari ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Pamukkulu.


zoom-inlihat foto
crazy-rich-warga-di-Kabupaten-Takalar-proyek-bendungan.jpg
KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.
Seorang warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan memperlihatkan mobil baru yang baru dibelinya usai menerima uang tunai ratusan juta dari proyek pembebasan lahan Bendungan Pammukulu. Rabu, (19/5/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sejumlah warga di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Talakar, Sulawesi Selatan mendadak jadi crazy rich.

Mereka mendapatkan uang berlimpah dari ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Pamukkulu.

Rata-rata mereka mendapat uang sebesar ratusan juta hingga miliaran rupiah per kepala keluarga.

Diketahui Proyek Bendungan Pamukkulu terletak di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar dengan luas lahan 640 hektar.

Rencananya bendungan ini akan mengairi proyek pertanian di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa.

Baca: Lowongan Kerja Bank BCA untuk S1 Semua Jurusan, Simak Persyaratannya!

Baca: Glamping Indekostour Yogyakarta

Seorang warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan memperlihatkan mobil baru yang baru dibelinya usai menerima uang tunai ratusan juta dari proyek pembebasan lahan Bendungan Pammukulu. Rabu, (19/5/2021).
Seorang warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan memperlihatkan mobil baru yang baru dibelinya usai menerima uang tunai ratusan juta dari proyek pembebasan lahan Bendungan Pammukulu. Rabu, (19/5/2021). (KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.)

Salah satu warga mengaku mendapatkan Rp 800 juta lebih.

Kebanyakan mereka menggunakan uangnya untuk membeli hunian baru dan kendaran.

Sebab rumah mereka nantinya akan tenggelam sebagai lokasi penampungan air bendungan.

"Alhamdulillah saya terima Rp 800 juta lebih dan langsung beli mobil ini dan ada juga satu unit motor.

Selain mobil, saya juga sudah beli lahan untuk tempat tinggal baru," kata Jamaris (35) sambil memperlihatkan mobil baru yang ia beli tiga hari lalu.

Baca: Panduan Belajar dari Rumah TV Edukasi Jumat Senin (24/5/2021), Bangga Boleh, Sombong Jangan!

Baca: Hipermagnesemia

Suasana kampung di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang dipenuhi kendaraan serba baru usai warganya menerima uang ganti rugi pembebasan lahan proyek bendungan Pammukkulu. Kamis, (20/5/2021).
Suasana kampung di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang dipenuhi kendaraan serba baru usai warganya menerima uang ganti rugi pembebasan lahan proyek bendungan Pammukkulu. Kamis, (20/5/2021). (KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.)

Dikutip dari Kompas.com, setiap halaman rumah terparkir kendaraan roda empat yang belum memiliki pelat kendaraan alias masih baru.

Selain itu sejumlah sepeda motor yang baru dikeluarkan berlalu lalang dan terparkir di setiap sudut halaman rumah warga.

"Saya terima satu miliar lebih dan saat terima uang saya langsung beli mobil dan dua unit motor karena bingung juga uang sebanyak ini mau diapakan," kata Harlina (31), warga Dusun Pammukulu.

Sayangnya, dirinya mengakui belum punya rencana terhadap uang sebanyak itu.

Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Takalar Muhammad Naim mengatakan, pihaknya telah mencairkan uang sebanyak Rp 476 miliar kepada warga di tahap kedua pembayaran ganti rugi lahan.

Baca: Bocah Usia 4 Tahun Ini Kehilangan Ibu dan Empat Saudaranya Setelah Rumahnya Dihantam Rudal Israel

Baca: Fakta Video Viral Ulang Tahun Khofifah: Undang Artis hingga Ungkap Acara Santunan

Sejumlah marketing salah satu dealer mobil tengah memasuki perkampungan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang mendadak kaya raya usai warganya menerima pembebasan lahan proyek bendungan Pammukuku. Kamis, (20/5/2021).
Sejumlah marketing salah satu dealer mobil tengah memasuki perkampungan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang mendadak kaya raya usai warganya menerima pembebasan lahan proyek bendungan Pammukuku. Kamis, (20/5/2021). (KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.)

Saat ini, pencairan tahap ketiga segera dikucurkan. Jumlahnya pun mencapai ratusan miliar.

"Sekarang ini telah memasuki pembayaran tahap kedua dengan jumlah total Rp 476 miliar kepada 444 orang warga dan pembayaran tahap ketiga akan menyusul," kata Muhammad Naim pada Kamis (20/5/2021).

Menurut Naim, ada 10 warga desa yang menerima uang ganti rugi dengan jumlah hingga miliaran.

"Ada beberapa orang yang menerima miliaran, paling tinggi ada yang Rp 5 miliar.

Kalau ratusan juta banyak," katanya dilansir dari KompasTV.

Menurutnya, proyek pembangunan Bendungan Pammukulu itu akan membebaskan lahan seluas 593 hektar.

Baca: Waduk Tempuran

Baca: Bendungan Karangkates

Saat ini lahan yang telah dibebaskan seluas 269 hektar.

"Yang telah kami bebaskan sudah 269 hektar dan sisanya akan menyusul pada pembayaran tahap ketiga," jelasnya.

(Tribunnewswiki.com/Saradita, Kompas.com/Abdul Haq)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved