Polio (poliomyelitis)

Polio adalah penyakit infeksi disebabkan oleh virus polio yang menyerang saluran pencernaan dan juga sistem saraf manusia.


zoom-inlihat foto
POLIO-2.jpg
Tribun Medan/Array A Argus
Isteri Danyonzipur I/DD, Vera Variany Sonia saat memberikan imunasiasi polio pada anak-anak di Yonzipur I/Dhira Dharma.

Polio adalah penyakit infeksi disebabkan oleh virus polio yang menyerang saluran pencernaan dan juga sistem saraf manusia.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Polio adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus polio.

Penyakit yang juga dikenal dengan nama poliomyelitis tersebut biasanya menyerang saluran pencernaan dan juga sistem saraf manusia.

Virus polio atau poliovirus disebarkan melalui makanan, air minum, dan melalui tangan yang terkontaminasi oleh kotoran maupun dahak penderita. (1)

Polio
Polio (ISTIMEWA/TRIBUN TIMUR)

Baca: Asam Urat

 

 

  • Gejala #


Gejala dari polio tipe non-paralisis adalah sebagai berikut:

1. Demam.

2. Nyeri menelan.

3. Nyeri kepala.

4. Muntah.

5. Lemas.

6. Meningitis.

Gejala dari polio tipe paralisis yaitu sebagai berikut:

1. Gejala awal yang muncul dapat menyerupai polio tipe non-paralisis namun setelah satu minggu, gejala lainnya akan mengikuti.

2. Kehilangan refleks.

3. Nyeri otot dan kram otot yang parah.

4. Kaki menjadi terkulai.

5. Paralisis yang terjadi tiba-tiba, hal ini dapat bersifat temporer maupun permanen.

6. Kelainan ekstremitas bawah, terutama pada pinggul dan pergelangan kaki. (2)

Seorang bocah mendapatkan imunisasi polio.
Seorang bocah mendapatkan imunisasi polio. (Kompas/Bahana Patria Gupta)

Baca: Sifilis

  • Cara Menangani #


Penyakit polio hingga saat ini belum ditemukan obatnya.

Oleh karena itu, pengobatan baru hanya ditujukan untuk mengobati gejala dan menghindari timbulnya komplikasi yang lebih berat akibat infeksi virus polio tersebut.

Berikut ini beberapa hal yang bisa saja dilakukan untuk penanganan penyakit polio:

1. Antibiotik diberikan untuk membunuh bakteri sekunder yang muncul setelah penderita terinfeksi firus polio.

2. Obat penghilang rasa sakit.

3. Penggunaan alat-alat bantuan pernapasan saat sistem pernapasan terganggu.

4. Obat-obat untuk mengurangi kekakuan pada otot-otot.

5. Olah gerak.

6. Urut otot.

7. Fisioterapi.

8. Pola makan yang sehat. (3)

Isteri Danyonzipur I/DD, Vera Variany Sonia saat memberikan imunasiasi pada anak-anak di Yonzipur I/Dhira Dharma.
Isteri Danyonzipur I/DD, Vera Variany Sonia saat memberikan imunasiasi polio pada anak-anak di Yonzipur I/Dhira Dharma. (Tribun Medan/Array A Argus)

Baca: Hernia

  • Pencegahan #


1. Imunisasi polio yang biasanya dilakukukan saat bayi atau anak-anak. Vaksin ini ada dua jenis, yakni vaksin salk  (vaksi virus polio yang tidak aktif) dan vaksin sabin (vaksin virus polio yang aktif).

2. Bila memasak air harus mendidih dengan sempurna. Hal ini penting karena suhu tinggi bisa mematikan virus polio. Begitu juga sebaliknya, virus bisa bertahan lama dalam keadan beku atau suhu yang rendah.

3. Biasakan menjalani pola hidup yang sehat.

4. Terapkan sanitasi yang baik dan bersih.

Baca: Limbal Dermoid

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)

 

 



Nama Penyakit Polio atau Poliomyelitis
Penyebab Virus Polio
Menyerang Saluran Pencernaan dan Juga Sistem Saraf Manusia.
   


Sumber :


1. health.kompas.com
2. www.halodoc.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved