Andre Soelistyo

Andre Soelistyo bergabung dengan Gojek dengan menjabat sebagai Presiden tahun 2019, kemudian kini dipercaya untuk menjadi CEO GoTo.


zoom-inlihat foto
Andre-Soelistyo.jpg
Tribunnews/Irwan Rismawan
Presiden Gojek Group Andre Soelistyo di Jakarta (10/9/2019). (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Andre Soelistyo bergabung dengan Gojek dengan menjabat sebagai Presiden tahun 2019, kemudian kini dipercaya untuk menjadi CEO GoTo.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Andre Soelistyo dipercaya sebagai CEO grup GoTo, perusahaan hasil kolaborasi GoJek dan Tokopedia.

Andre Soelistyo sebelumnya menjabat sebagai Co CEO GoJek.

Ia merupakan lulusan University of Technology di Sydney, New South Wales, Australia dengan jurusan Information Technology.

Tahun 2005, Andre mendapatkan gelar Bachelor of Science in Information Technology (BSc) di kampus tersebut.

Semasa kuliah, ia aktif dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia Australian (PPIA).

Bahkan Andre menjabat sebagai Head of PPIA New South Wales. (1)

Andre Soelistyo
Presiden Gojek Group Andre Soelistyo di Jakarta (10/9/2019). (Tribunnews/Irwan Rismawan)

  • Karier #


Andre Soelistyo mengawali kariernya dengan menjadi Management Trainee di Triputra Grup tahun 2005 hingga 2008.

Tahun berikutnya, ia berkarier sebagai Head Corporate Finance di PT Delta Dunia Makmur Tbk.

Selain itu, pada Juli 2008 hingga Januari 2016, Andre juga menjabat sebagai Executive Director dari Northstar Group.

Baru setelah itu Andre bergabung dengan Gojek dengan menjabat sebagai Presiden.

Sebelum didaulat menjadi CEO GoTo, Andre dipercaya menjadi Co-CEO Gojek.

Ia menjadi Co-CEO Gojek bersama Kevin Aluwi setelah CEO Gojek sebelumnya, Nadiem Makarim mundur.

Diketahui Nadiem Makarim mundur menjadi CEO Gojek setelah ia diminta oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Belum sampai dua tahun memimpin GoJek, Andre ditunjuk menjadi CEO Group GoTo, setelah Gojek dan Tokopedia resmi merger. (2)

Baca: William Tanuwijaya

Baca: Patrick Cao

  • GoTo #


Dua perusahaan start-up anak bangsa, GoJek dan Tokopedia resmi bergabung dan merilis perusahaan baru dengan nama GoTo.

Hal itu langsung dikonfirmasi oleh CEO Tokopedia William Tanuwijaya dalam sebuah posting di akun Facebook miliknya .

Menurut William, nama GoTo adalah singkatan dari "Gojek" dan "Tokopedia", sekaligus melambangkan semangat gotong-royong yang melandasi penggabungan keduanya.

"Gabungan Gojek dan Tokopedia dengan kekuatan visi dan misi yang begitu kuat, akan benar-benar mampu mendorong kemajuan bangsa," ujar Wlliam dalam posting yang diunggahnya.

Selain itu, baik Gojek maupun Tokopedia sama-sama mengunggah video berisi pengumuman merger di akun YouTube resmi masing-masing.

Logo Tokopedia.(Tokopedia)
Logo Tokopedia.(Tokopedia) (Tokopedia)


Secara umum video berdurasi 1 menit 55 detik itu menggambarkan kesamaan visi misi GoTo melalui beberapa layanan Gojek dan Tokopedia, seperti GoFood, GoSend, GoCar, GoRide, dan layanan e-commerce di Tokopedia seperti TokoMart, Tokopedia Seller, dan sebagainya.

Di akhir video, nama GoTo diperkenalkan dengan nuansa logo bewarna hijau muda dan slogan "Go Far, Go Together".

Video itu kini telah tayang di kanal YouTuber resmi Gojek maupun Tokopedia.

GoTo kabarnya akan memiliki tiga inti bisnis, yakni transportasi online yang dibawa Gojek, e-commerce yang diboyong Tokopedia, serta layanan pembayaran dan keuangan dengan nama Dompet Karya Anak Bangsa (DKAB).

Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group GoTo.

Presiden Tokopedia Patrick Cao akan menjabat sebagai Presiden GoTo.

Andre juga akan terus memimipin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial.

GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

Sementara, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek, demikian juga dengan William yang tetap menjadi CEO Tokopedia.

"Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial," ujar Andre Soelistyo dikutip dari KompasTekno, Senin (17/5/2021).

Menurut pihak GoTo, per Desember 2020, grup tersebut memiliki lebih dari dua juta mitra driver, lebih dari 11 juta mitra usaha (merchant), dan lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan, serta berkontribusi 2 persen terhadap total PDB Indonesia.

Grup GoTo disokong oleh sejumlah investor besar dari dalam dan luar negeri, termasuk Alibaba, Astra International, Facebook, Google, KKR, Visa, Telkomsel, hingga Tencent dan Temasek.

 

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Nama Andre Soelistyo
Pendidikan University of Technology of Sydney
Riwayat Karir CEO GoTo (2021)
Co-CEO Gojek (2019-2021)
   


Sumber :


1. www.tribunnews.com
2. teknologi.bisnis.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved