Israel Dituduh Gunakan Media untuk Perdaya Hamas, Sebut Serangan Darat ke Gaza Telah Dimulai

Militer Israel disebut telah menggunakan media untuk menjebak atau memperdaya Hamas.


zoom-inlihat foto
Asap-terlihat-di-atas-gedung-gedung-di-Kota-Gaza.jpg
MAHMUD HAMS / AFP
Asap terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza setelah serangan udara Israel pada dini hari, 15 Mei 2021.


Sementara itu, Hamas yang menguasai Gaza dilaporkan telah menembakkan sekitar 1.800 roket dan meluncurkan lebih dari 600 serangan udara.

Serangan-serangan ini muncul di tengah kekerasan komunal di Israel yang terjadi selama empat malam berturut-turut.

Orang Arab dan Yahudi dilaporkan bentrok di Kota Lod.

Letkol Jonathan Conricus, seorang jubir militer, mengatakan ini menjadi bagian dari operasi besar yang melibatkan serangan udara dan bertujuan menghancurkan terowongan yang ada di bawah Kota Gaza.

Disebut oleh Israel sebagai "Metro", terowongan ini digunakan oleh militan Hamas untuk menghindari serangan udara dan pengintaian.

"Seperti biasanya, tujuannya adalah menyerang target militer dan meminimalkan tambahan kerusakan dan korban penduduk sipil," kata dia.

Serangan ini muncul setelah mediator dari Mesir mendesak Israel untuk melakukan pembicaraan gencatan senjata.

Pertempuran kedua pihak dimulai pada hari Senin ketika Hamas menembakkan roket berdaya jangkau menengah ke Yerusalem.

Aksi ini untuk mendukung protes yang dilakukan oleh orang Palestina.

Baca: Ratusan Warga Palestina Terluka setelah Bentrok dengan Polisi Israel di Area Masjid Al-Aqsa

Semenjak itu, Israel membalas dengan menyerang ratusan target di Gaza.

Menurut pihak militer, militan Gaza telah menembakkan 1.800 roket ke Israel dan membuat aktivitas di wilayah Israel bagian selatan berhenti.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas naik menjadi 119.

Sebanyak 31 di antaranya adalah anak-anak. Korban luka mencapai 830.

Hamas dan kelompok militan Islam mengatakan ada 20 jajarannya yang tewas. Namun, Israel menyebut jumlahnya bisa jauh lebih besar.

Ada tujuh orang yang tewas di Israel, termasuk bocah enam tahun dan seorang tentara.

(Tribunnewswiki/Tyo)

Baca berita lainnya terkait konflik Israel-Palestina di sini.

 











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Haters Sudah Minta Maaf, Ayu

    Ayu tetap akan menempuh jalur hukum karena ingin
  • Sariamin Ismail

    Sariamin Ismail merupakan seorang novelis perempuan pertama di
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved